Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banyak Orangtua di Perbatasan RI-Papua Nugini Ingin Anaknya Jadi TNI

Fadel Prayoga , Jurnalis-Rabu, 20 Februari 2019 |08:27 WIB
Banyak Orangtua di Perbatasan RI-Papua Nugini Ingin Anaknya Jadi TNI
Anggota TNI dan keluarga Geri di wilayah perbatasan RI-Papua Nugini. (Foto: Dispenad)
A
A
A

JAKARTA – Berkat ketulusan Satgas Pamtas dalam membantu kesulitan masyarakat, banyak orangtua di perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini menginginkan anaknya menjadi anggota TNI. Hal itu sebagaimana disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari.

Ia mengatakan, contohnya Geri (29), warga Kampung Mosso, yang telah lima tahun menantikan sang buah hati. Anggota Satgas (Kopda Devry) membantu Geri bersama istrinya pada 26 Desember melahirkan sang anak sekira pukul 03.00 WIT dini hari.

"Sekitar jam tersebut di sini belum ada orang yang bangun maupun sarana transportasi, sementara istri saudara Geri melahirkan sang bayi tanpa pertolongan orang lain," ujar Erwin dalam keterangan tertulisnya, di Muara Tami, Papua, Selasa 19 Februari 2019.

"Saat itu, Kopda Devry diminta tolong oleh saudara Geri," imbuh Erwin.

Bayi Messi yang ditolong anggota TNI. (Foto: Dispenad)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement