nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Babak Baru, Eks Bupati & ASN Pemkab Bekasi Jalani Sidang Perdana

CDB Yudistira, Jurnalis · Rabu 27 Februari 2019 14:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 27 525 2023499 babak-baru-eks-bupati-asn-pemkab-bekasi-jalani-sidang-perdana-0mbtvsbyy8.jpg Eks Bupati Bekasi, Neneng jalani sidang (Foto: CDB Yudistira/Okezone)

BANDUNG - Pengadilan Tipikor Bandung menggelar sidang penerima suap proyek perizinan Meikarta, yang terdakwanya eks Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, Kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi Jamaludin, Kepala Dinas PMPTSP Pemkab Bekasi, Kadis Pemadam Pemkab Bekasi Sahat Banjarnahor dan Kabid Penataan Ruang PUPR Pemkab Bekasi Dewi Tisnawati.

Para terdakwa di ini didakwa menerima suap untuk perizinan Meikarta dengan total suap Rp16.182.020.000 dan SGD 270 ribu atau sekitar Rp2,7 miliar dengan jumlah keseluruhan Rp18 miliar lebih.

"Para terdakwa memberikan kemudajan dalam pengurusan IMB kepada PT Mahkota Sentosa Utama yang mengurus perizinan pembangunan Meikarta," ungkap Jaksa KPK dalam persidangan yang di gelar di PN Bandung, Rabu (27/2/2019).

Baca Juga: Huni Rutan Bandung, Bupati Nonaktif Bekasi Neneng Hasanah Yasin Belum Bisa Dikunjungi

Neneng

Dalam dakwaannya, Neneng Hasanah selaku Bupati Bekasi, menandatangi IPPT guna penerbitan IMB Meikarta. Atas itu Neneng mendapat Rp10.830.000.000 dan SGD 90 ribu, Jamaludin menerima Rp1,2 Miliar, Dewi Tisnawati menerima Rp1 Miliar dan SGD 90 ribu, Sahat‎ menerima Rp952.020.000 serta Neneng Rahmi menerima Rp700 juta.

Aliran uang Meikarta pun tak hanya kepada para terdakwa. Dalam dakwaan pun juga disebutkan ada Sekda Jabar Iwa Karniwa menerima uang Rp.1 miliar, Yani Firman Kepala Seksi Pemanfaatan Ruang Dinas Bina Marga dan Penataan Ruangan atau BMPR Pemkab Bekasi menerima SGD 90 ribu, Daryanto Kadis Lingkungan Hidup Pemkab Bekasi menerima Rp500 juta, Tina Karini Suciati Santoso Kabid Bangunan Umum Dinas PUPR Pemkab Bekasi menerima Rp700 juta, Kabid Tata Ruang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bappeda Pemkab Bekasi E Yusup Taupik, menerima Rp500 juta.

James Riyadi yang merupakan petinggi Lippo Group juga disebut dalam dakwaan. James disebut meminta bantuan kepada Neneng selaku bupati, terkait pembangunan Meikarta.

"Ada pertemuan untuk perkembangan izin pembangunan Meikarta," katanya.

Bupati Neneng

Baca Juga: Eks Bupati Bekasi Neneng Jadi Saksi Suap Izin Meikarta

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini