Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peduli Pendidikan di Daerah Tertinggal, TNI AD Bantu Kemendikbud

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Jum'at, 01 Maret 2019 |00:03 WIB
Peduli Pendidikan di Daerah Tertinggal, TNI AD Bantu Kemendikbud
(Foto Dispenad)
A
A
A

 

"Ingat, di era demokrasi seperti saat ini, bertekad dan berbuat baik saja tidak cukup, karena harus memiliki payung hukum atau legalitas formal," imbuhnya.

Aster Kasad, berharap agar langkah yang dilakukan ini bisa menggugah seluruh komponen bangsa lainnya untuk turut berpartisipasi aktif dalam mengabdikan dirinya dan membangun Indonesia bersama-sama.

Sementara itu Dirjen GTK Kemendikbud RI, DR. Supriano, M.Ed. menjelaskan bahwa PKS ini bertujuan untuk mengatur pelaksanaan penguatan kompetensi dalam proses pembelajaran di kelas kepada personel TNI AD yang bertugas di daerah 3T.

“Salah satu poin penting dalam Nota Kesepahaman tersebut ialah, untuk meningkatkan pelayanan pendidikan di daerah terluar, tertinggal, dan terdepan. Kemendikbud membutuhkan dukungan personel TNI AD yang bertugas di sana,”ungkapnya.

Dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama ini, sambung Supriano, maka kedua belah pihak akan bersama-sama menetapkan personel TNI AD yang akan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kompetensi dalam proses pembelajaran di kelas yang diselenggarakan oleh Dirjen GTK Kemendikbud RI.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement