“Dengan demikian, personel TNI AD yang telah dilatih tersebut, akan memiliki kemampuan yang mumpuni dalam melaksanakan pelayanan pendidikan di daerah penugasannya nanti, yaitu wilayah terluar, tertinggal dan terdepan Indonesia,”ungkapnya.
Seperti diketahui, minimnya tenaga pendidik di wilayah-wilayah tersebut memang menjadi masalah terbesar bagi peningkatan mutu dan kualitas pendidikan, terutama di daerah perbatasan negara. Selama ini, meskipun tanpa basic pendidikan maupun pelatihan mengajar formal sebelumnya, personel TNI AD yang bertugas di daerah tersebut tidak hanya menjalankan tugas sebagai penjaga keamanan dan kedaulatan negara, juga secaar sukarela mengabdikan dirinya sebagai tenaga pendidik bagi anak-anak sekolah di daerah 3T.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pati Liasion Officer Kemendikbud, Sekretaris dan para Direktur Ditjen GTK, Tim dari Direktorat Hukum Angkatan Darat (Ditkumad) dan Paban II/Puanter Sterad.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.