nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Kronologi Penangkapan 4 Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Laut Natuna

Aini Lestari, Jurnalis · Sabtu 02 Maret 2019 00:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 01 340 2024699 begini-kronologi-penangkapan-4-kapal-vietnam-pencuri-ikan-di-laut-natuna-NiLVcyy3g8.JPG Kapal Vietnam pencuri ikan di Laut Natuna, Kepri (Foto: Aini Lestari/Okezone)

BATAM - KRI Bung Tomo 357 berhasil mengamankan 4 buah kapal ikan berbendera Vietnam di Laut Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) pada Minggu, 24 Februari 2019 lalu sekitar pukul 08.30 WIB. Keempat kapal tersebut kedapatan mencuri ikan di wilayah kedaulatan NKRI.

Dalam konferensi pers yang digelar di Dermaga Lanal Batam, Jumat (1/3/2019) sore, Danguspurlabar Laksma TNI Kolonel Laut (P) Irvansyah mengungkapkan, keempat kapal tersebut masing-masing bernomor lambung BV 525 TS yang dinakhodai Thong dengan 9 ABK bermuatan satu palka ikan, BV 9487 TS dengan nakhoda Pling Dinh Tho (8 orang ABK) mengangkut muatan 2 palka ikan.

Kemudian kapal BV 4923 TS yang dinakhodai Vo Thanh Canh dengan 9 ABK bermuatan satu palka ikan dan kapal bernomor BV 4555 TS dengan Tran Van Quyen selaku nakhoda plus 2 ABK tanpa muatan. Keempat kapal itu dicegat saat KRI Bung Tomo 357 sedang menggelar patroli rutin di sekitar Laut Natuna.

"Saat patroli, KRI Bung Tomo 357 mendeteksi adanya keberadaan sesuatu yang diduga kapal ikan asing. Setelah didekati, memang benar diketahui ada 5 kapal ikan berbendera Vietnam yang berada di perairan Indonesia. Saat itu, langsung dilaporkan untuk melakukan pemeriksaan dan penggeledahan," kata Irvansyah.

(Baca juga: Pemerintah Tangkap 4 Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Laut Natuna, Menteri Susi Geregetan)

Saat didekati, lanjut Irvansyah, satu kapal Vietnam ini berusaha melarikan diri ke arah utara menuju Vietnam. Sedangkan 4 kapal ikan lainnya melarikan diri ke arah selatan. "Mengingat situasinya seperti itu, maka Komandan KRI Bung Tomo 357 memutuskan untuk melakukan pengejaran terhadap 4 kapal ikan yang bergerak ke arah Selatan," tuturnya.

Selanjutnya, dilakukan pengejaran menggunakan kapal karet hingga akhirnya didapati BV 4923 TS. Namun, BV 4923 TS sempat melakukan perlawanan dengan membakar geladak buritan agar tim tidak berani mendekat dan sebagai sinyal kepada kapal ikan lainnya. Namun, keempat kapal berhasil diamankan dan digiring ke Lanal Batam.

"Di pertengahan jalan, KRI Bung Tomo 357 sempat mendapat berita melalui radio dari KN-263 milik Vietnam yang menyampaikan secara berulang-ulang meminta agar keempat kapal ikan asing yang dikawal untuk dilepaskan. Bahkan, mereka sempat berusaha memotong haluan dan melakukan manuver secara ekstrem," ujar Irvansyah.

(Baca juga: Hingga Mei 2018, 13 Kapal Asing Pencuri Ikan Ditangkap Polisi)

Kapal Vietnam Pencuri Ikan

Tak hanya itu, tim KRI Bung Tomo 357 sempat mengeluarkan tembakan peringatan kepada KN-263 agar tidak menghalangi konvoi. Hingga akhirnya mereka memutar haluan ke utara kembali ke perairan Vietnam.

"Bahkan pihak kami telah berupaya tegas dengan mengarahkan meriam ke kapal mereka. Setelah itu, baru mereka memutar haluan kembali ke perairan Vietnam," kata Irvansyah.

Setibanya di Dermaga Lanal Batam, tim Guspurla melakukan pemeriksaan terhadap para nakhoda dan ABK. Mereka dikenakan Pasal 93 ayat (2) juncto Pasal 27 (2) Undang-undang RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal Rp20 miliar.

"Mereka sudah kami serahkan ke Lanal Batam untuk penyelesaian lebih lanjut," ujarnya. (put)

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini