Irigasi perpompaan merupakan sistem irigasi dengan menggunakan pompa air yang pendistribusiannya melalui saluran terbuka maupun tertutup. Irigasi perpompaan ini mencangkup tiga komponen utama yaitu pompa air dan kelengkapannya, bak penampung sebagai reservoir untuk mendekatkan jarak dari sumber air ke lahan, kemudian jaringan distribusi baik tertutup maupun terbuka yang berfungsi untuk membawa dan atau membagi air ke lahan yang akan diairi.
Poktan Tani Makmur, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, optimis kebun kakao seluas 15 hektare yang mereka kelola akan meningkat cukup signifikan produksinya. Karena sudah menggunakan perpompaan, tidak mengandalkan air hujan lagi untuk menyirami.
Kendala ini terselesaikan saat PPL dan Dinas Pertanian Pangan, Perikanan dan Kelautan dan serta Dinas Perkebunan Propinsi DIY, melakukan verifikasi usulan kegiatan perpompaan tahun 2018 dan dinyatakan layak untuk mendapatkan bantuan pemerintah. Bantuan berupa uang yang langsung ditransfer ke rekening kelompok tani untuk pembangunan irigasi perpompaan.
Bantuan pemerintah (banpem) berupa uang yang dikelola sendiri oleh kelompok tani ini dibelanjakan untuk pembelian pompa dan perlengkapannya, pembangunan rumah pompa, bak tampung air dan jaringan irigasi berupa pipa.
Ketua Poktan Tani Makmur Sugiono mengatakan, pada musim kemarau banyak tanaman mengalami stress bahkan banyak yang kering dan mati. Sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan produksinya.