nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Digempur Hebat, Ratusan Teroris ISIS Menyerah di Suriah

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 05 Maret 2019 18:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 05 18 2026208 digempur-hebat-ratusan-teroris-isis-menyerah-di-suriah-8YlbqIEeSu.jpg Wanita dan anak-anak berjalan di dekat Kota Baghouz, Deir El Zor, Suriah. (Foto: Reuters)

BAGHOUZ – Sekira 200 militan kelompok teror ISIS menyerah kepada Pasukan Demokratik Suriah (SDF) setelah pertempuran dahsyat yang terjadi di wilayah kekuasaan terakhir ISIS di Suriah pada Rabu. Diperkirakan, masih sedikitnya 1.000 militan ISIS lainnya yang masih bertahan dan melanjutkan pertempuran.

ISIS menghadapi kekalahan di Banghouz, kumpulan desa kecil di tepi Sungai Eufrat, yang merupakan salah satu dari sedikit wilayah kekuasaan terakhirnya di Suriah. Namun, kelompok itu masih memiliki kantong-kantong pertahanan di sebelah barat kota itu dan terus melancarkan serangan gerilya di daerah-daerah mereka yang telah direbut baik oleh pasukan pemerintah Suriah mau pun kelompok militer Suriah yang didukung Amerika Serikat (AS).

Pada Senin, SDF mengatakan bahwa mereka telah memperlambat serangan mereka karena ada banyak warga sipil, yang sebelumnya dianggap telah dievakuasi sepenuhnya, ternyata terjebak di Baghouz. Meski begitu, SDF berjanji untuk segera merebut Bahghouz dari kendali ISIS.

Staf media SDF, Mostafa Bali mengatakan, sekira 3.000 orang telah dievakuasi dari Baghouz, termasuk 200 militan ISIS yang menyerah. Mereka keluar dari desa itu melalui koridor kemanusiaan yang telah dibentuk oleh pasukan Kurdi bagi mereka yang ingin meninggalkan Baghouz atau menyerah.

“Sebelum bentrokan dimulai, kami mengira ada 1.000-1.500 teroris. Dalam tiga hari terakhir, tentu saja, para teroris mengalami korban dan hari ini sekitar 200 teroris menyerah, jadi kami pikir jumlah teroris bisa sekira kurang lebih 1.000 orang, selain warga sipil yang terjebak di dalam, ”katanya Bali sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (5/3/2019).

Berdasarkan keterangan dari salah satu faksi SDF, para militan ISIS itu berasal dari sejumlah negara termasuk Uzbekistan dan Turkmenistan.

ISIS berangsur-angsur dipukul ke Baghouz setelah para militannya bergerak mundur di sepanjang Sungai Eufrat dalam menghadapi serangan berkelanjutan dari pasukan lokal dan internasional. Meskipun mengalami kemunduran, kelompok teror itu tetap menjadi ancaman mematikan, dengan berbagai bentuk serangan pemberontakan pedesaan hingga pengeboman daerah perkotaan oleh kelompok-kelompok afiliasi di dalam dan di luar wilayah tersebut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini