nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Suryati Hilang Misterius, Tim SAR Sisir Perkebunan Rayap

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 06 Maret 2019 15:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 06 519 2026622 suryati-hilang-misterius-tim-sar-sisir-perkebunan-rayap-wjhO7Sv31l.jpg Ilustrasi pendaki gunung (Risna/Okezone)

JAKARTA – Seorang perempuan bernama Suryati (73) dilaporkan hilang sejak Minggu 3 Maret 2019. Tim SAR gabungan terus berupaya mencari korba di area perkebunan Rayap AFD, Desa Rembangan, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Jember, Asnawi Suroso mengatakan, di hari ketiga pencarian ini, Tim SAR mengerahkan tiga search and rescue unit atau SRU untuk menemukan Suryati.

SRU pertama, lanjut Asnawi, diberangkatkan dari Desa Padas untuk menyisir ke arah selatan, menempuh jarak sekitar 2 kilometer.

“Pada saat yang bersamaan, tim SAR gabungan mengerahkan SRU kedua untuk melakukan upaya penyisiran dengan menempuh jarak sekitar dua kilometer, dengan sudut penyapuan 100°,” katanya dalam laman resmi Basarnas, Rabu (6/3/2019).

Sementara SRU ketiga menyisir dan memutari area perkebunan dengan motor trail.

"Sejumlah kendala dihadapi tim SAR gabungan saat melakukan penyisiran, di antaranya ada banyak tebing di area penyisiran, jalur yang licin karena terdampak hujan, serta jaring komunikasi yang terkendala karena tidak stabilnya jaringan selular," ujar Asnawi.

Selain tim operasi Pos Basarnas Jember, upaya pencarian Suryati juga melibatkan Polsek Arjasa, Koramil Arjasa, SAR OPA Jember, BPBD Jember, Tagana, Satpol PP, BSMI, Komunitas Trail dan Jeep Off Road, dan masyarakat sekitar.

Menurut seorang saksi mata, Hom, Suryati terakhir kali terlihat pada Minggu 3 Maret sekira pukul 09.00 WIB, di salah satu pondokan yang ada di area perkebunan Rayap AFD.

Hom mengaku sempat memberikan nasi bungkus kepada Suryati, kemudian meninggalkannya untuk mengerjakan sesuatu. Namun, saat ia kembali ke pondokan, Suryati sudah menghilang.

Keluarga Suryati dibantu beberapa orang relawan sempat mencari keberadaan nenek itu di area perkebunan kopi Rembangan hingga malam hari. Namun, belum berhasil.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini