nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Muncul Awan Berbentuk Aneh di Puncak Gunung Lawu

Bramantyo, Jurnalis · Sabtu 09 Maret 2019 00:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 08 512 2027652 muncul-awan-berbentuk-aneh-di-puncak-gunung-lawu-QHfBPEsDIQ.jpg Foto Istimewa

KARANGANYAR - Kemunculan awan menyerupai pesawat UFO di puncak Gunung Lawu ramai dibahas di media sosial. Ada yang menyebut mirip caping (topi khas petani Jawa), ada yang menyebut payung, hingga UFO.

Awan yang melengkung itu terjadi di atas Gunung Lawu, Karanganyar, pada Jumat (8/3/2019) petang. Terlihat sebuah bulatan mirip piring terbalik melayang di atas Gunung Lawu.

Dalam sekejap, penampakan awan yang dalam bahasa ilmiah disebut lentikularis atau altocumulus lenticularis menjadi viral setelah diupload di banyak akun medsos.

Salah satunya di grup FB Info Warga Karanganyar. Di grup ini, hampir mayoritas anggotanya meng-upload penampakan awan yang aneh di puncak Gunung Lawu dari berbagai lokasi di daerah yang letaknya tepat di lereng Gunung Lawu. Beragam komentarpun bermunculan di kolom komentar grup tersebut.

Namun ada pula diantaranya yang meng-upload keterangan dari Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyangkut kemunculan awan tersebut.

 sd

Dalam unggahannya, salah satu akun FB bernama Putri Bungsu menuliskan awan lentikularis sebenarnya hanya awan biasa. Namun karena adanya dua angin yang berlawanan arah dan saling bertubrukan membuat awan itu seperti melintir.

"Awan tersebut tidak berdampak atau tidak mendatangkan bencana, maksimum tiga jam sudah hilang. Meski demikian, di dunia penerbangan awan ini cukup berbahaya karena bisa menyebabkan turbulensi," tulis akun putri bungsu mengutip pernyataan dari BMKG.

Namun pandangan berbeda di sampaikan spritual Jawa Ki Gendewo Hadi Wiguno.

Menurut Ki Gendewo Hadi Wiguno, kemunculan awan di puncak Gunung Lawu itu merupakan sebuah pesan yang disampaikan alam pada manusia. Termasuk perkembangan politik.

"Ada pesan yang disampaikan alam pada manusia. Salah satunya menyangkut politik saat ini,"ungkap Ki Gendewo Hadi Wiguno.

Berdasarkan hasil penerawangannya, setelah mengamati gumpalan awan dipuncak Gunung Lawu yang berwarna semu kemerah-merahan bercampur dengan warna lainnya itu merupakan salah satu pesan yang disampaikan oleh Gunung Lawu bila akan adannya perubahan jaman.

Hanya saja, dalam perubahan jaman itu diwarnai intrik-intrik kecil. Sayangnya Ki Gendewo Hadi Wiguno enggan membeberkan hasil penerawangannya lebih detail.

"Dilihat saja nanti. Alam sudah memberikan sinyal apa yang akan terjadi,"pungkasnya.

(wal)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini