KENDAL - Seorang dukun ditangkap karena menyimpan uang palsu dan mengaku bisa mengubahnya menjadi uang asli dengan berdoa. Nasoka langsung diamankan oleh Satreskrim Polres Kendal berkat laporan warga. Selain Nasoka, polisi menangkap tiga orang lainya yakni Suradi (51), Intan Nurmawati (23) dan Joko Yatmo (52).
Keempatnya ditangkap di tiga lokasi yang berbeda. Nasoka ditangkap dirumahnya di Desa Banyuurip Ngampel, Suradi dan Intan ditangkap di Kalipancur Ngaliyan, dan Joko Yatmo ditangkap di Purwosari, Semarang Utara. Dari tangan empat pelaku, pihak kepolisian mengamankan uang palsu senilai Rp40 juta uang palsu yang terdiri dari 542 lembar uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu uang rupiah palsu.
Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Nanung Nugroho mengatakan terungkapnya kejadian itu atas tertangkapnya Nasoka yang menyimpan uang palsu yang hendak di doakan menjadi uang asli menggunakan kekuatan magis atas laporan warga. Uang palsu yang disimpan itu merupakan uang dari pelaku Intan dan Suradi.
"Kami mendapatkan laporan bahwa ada warga yang menyimpan uang palsu di Desa Banyuurip Ngampel, dan benar saja di rumah Saudara Nasoka ditemukan uang palsu senilai 37.900.000," kata nanung di Mapolres Kendal, Sabtu (9/3/2019).

Nanung menambahkan dari hasil penangkapan Nasoka itu pihaknya menangkap Intan dan Suradi. "Dari keterangan para pelaku bahwa uang palsu itu didapat dari seseorang yang tinggal di Kabupaten Semarang. Kami masih melakukan lidik akan hal itu," jelasnya.