nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral 52 Warga Ponorogo Pindah ke Malang Gara-Gara Isu Kiamat, Ini Faktanya

Agregasi Solopos, Jurnalis · Rabu 13 Maret 2019 16:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 13 519 2029459 viral-52-warga-ponorogo-pindah-ke-malang-gara-gara-isu-kiamat-ini-faktanya-VE0gK9Tb0U.jpg (Foto: Solopos)

PONOROGO - Sebanyak 52 warga Desa Watubonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dikabarkan hijrah ke Malang karena termakan isu kiamat sudah dekat. Puluhan warga Ponorogo yang pindah ke Malang itu disertai dengan menjual semua aset milik mereka.

Peristiwa puluhan warga Desa Watubonang yang hijrah ke Malang itu menjadi perbincangan di media sosial dua hari terakhir. Salah satunya di grup Facebook Info Cegatan Wilayah Ponorogo (ICWP) yang diunggah oleh pengguna akun Rizki Ahmad Ridho.

"#kepoinfo seng omahe watu bonang enek ora jarene lemah' pdo.di dol.gek pindah neg malang kae kronologine pie.. Seng 2 krngu" jarene kenek doktrin seng kiamat disek dwe daerah kno gek jarene neh kui gae jaket MUSA AS..kui aliran opo lurrr.samarku mbat brawek neg daerah" lio.. Ngnu wae..mergo rdok nyamari babakan ngne kie wedi ko mbat di gae edan lak io.j***** ," bergitu tulis akun Rizki Ahmad Ridho pada Senin 11 Maret 2019, Pukul 10.14 WIB.

Unggahan itu mendapatkan berbagai respons dari warganet. Sejumlah netizen pun balik bercerita mengenai aksi jual aset yang mereka dengar.

(Baca juga: Kata Polisi soal Heboh Pelemparan Batu di Flyover Manahan Solo)

Seperti pengguna akun Kang Slm yang mengaku dirinya merupakan warga Desa Watubonang. Ia bercerita temannya ada yang menjual semua barang untuk berangkat ke Malang. Namun, temannya itu tidak mau berkata jujur soal kepergiannya ke Malang.

"Aku wong watubonang Kabare ngno Koncoku yo opo duene tidoli Tak tekoni ora ngaku Budal nyang malang gk oleh pamit," tulisnya dalam kolom komentar.

Pengguna akun Bengkel Kim mengatakan tetangganya ada dua keluarga yang ikut aliran tertentu dan mereka kemudian pindah ke Malang. "Tonggoku yo ono 2 keluarga. mbuh aliran opo. jare yo arep kiamat ngunu wongr pinfah neng malang," tulisnya.

Kepala Desa Watubonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, Bowo Susetyo, membenarkan puluhan warga desanya hijrah ke Malang sebagaimana viral di media sosial. Warga meninggalkan Watubonang untuk mendalami ilmu agama di pondok pesantren di Malang.

Bowo Susetyo saat dihubungi Madiunpos.com, Rabu (13/3/2019) mengatakan, ada 16 keluarga yang terdiri atas 52 jiwa meninggalkan Desa Watubonang. Mereka meninggalkan Ponorogo untuk menambah ilmu di pondok di Malang.

Menurut Bowo Susetyo, 52 warga Watubonang pergi ke Malang untuk belajar agama. Dia menambahkan mereka berangkat ke Malang dengan membawa bekal cukup banyak, karena mereka akan tinggal di Malang untuk beberapa bulan.

"Kalau untuk ke Malang karena doktrin kiamat sudah dekat, saya kira tidak. Setahu kami, ada yang saya tanya kenapa mau mondok ke Malang kok bawa bekal banyak. Ya karena akan tinggal di sana satu bulan ada yang dua bulan," kata dia.

Kepergian masyarakat Watubonang ke Malang ini baru terjadi pada satu bulan terakhir. Sebelumnya belum ada warga di desanya yang berangkat ke Malang.

"Mungkin mereka sangat percaya dengan kiainya. Jadi sulit untuk diingatkan," kata dia.

(qlh)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini