nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gelar Rekontruksi Kematian Taruna ATKP Makassar, Polisi Temukan Tempat Baru

Herman Amiruddin, Jurnalis · Senin 18 Maret 2019 17:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 18 609 2031695 gelar-rekontruksi-kematian-taruna-atkp-makassar-polisi-temukan-tempat-baru-ehHqjAZyZw.jpg Rekonstruksi Mahasiswa ATKP (Foto: Herman/Okezone)

MAKASSAR - Tim penyidik Polrestabes Makassar melakukan rekontruksi kasus kematian Taruna ATKP Makassar, Aldama Putra Pongkala, Senin (18/3/2019). Dalam rekontruksi ini, polisi juga membawa tersangka Muhammad Rusdi (21) untuk memperagakan bagaimana ia membunuh korban Aldama saat berada dalam kampus.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko mengatakan rekontruksi dilakukan berdasarkan keterangan saksi-saksi, termasuk hasil autopsi korban dari pihak rumah sakit Bhayangkara Makassar.

"Jadi itu yang kita perdalam. Kita singkronkan saksi satu sama yang lainnya. Sehingga tercapai rangkaian kejadian," kata Indratmoko kepada Okezone saat ditemui di lokasi rekontruksi.

Baca Juga: Polisi Gelar Rekonstruksi Kematian Taruna ATKP Makassar

Kekerasan

Kemudian kata dia dari beberapa adegan yang sudah diperagakan tadi, ada beberapa tempat yang masih didalami untuk dipelajari penyidik.

"Tapi kita mohon maaf masih kami pelajari terkait temuan tersebut. untuk selanjutnya nanti setelah selseai proses penyidikan pasti kita akan kabari perkembangannya. Nanti kita masih pelajari karena kemarin kita fokus pada saat kejadian korban mengalami penganiayaan.," jelasnya.

Saat ini kata Indratmoko proses rekontruksi di halaman depan kampus ATK mengambil tiga rangkaian adegan yang lokasinya berbeda-beda. Mulai saat Aldama Putra datang ke kampus.

Dalam rekontruksi itu, penydik memperagakan saat pertama kali Aldama datang ke kampus yang diantar oleh ayahnya, Pelda Daniel. Kemudian korban masuk ke halaman kampus dan bertemu tersangka serta beberapa saksi lainnya.

"Sebelum itu kan ada rangkaian rangkaian. Makanya kami mulai rangkaian pertama saat korban datang. Kemudian rangkaian kegiatannya kita perdalam," ungkap Indratmoko.

Baca Juga: Besok, Polisi Gelar Rekontruksi Kematian Taruna di Kampus ATKP Makassar

Kekerasan

Saat ini proses rekontruksi berlanjut ke dalam kampus ATKP Makassar dan saat ini masih berjalan. Awak media dilarang masuk mengikuti rekontruksi dengan alasan pihak kampus melakukan proses ajar mengajar kepada tarunanya.

Dikatakan Indratmoko kemungkinan proses rekontruksi ini berakhir hingga malam. Lantaran masih ada beberapa tempat yang dijadikan lokasi rekontruk yang terdapat di dalam kampus ATKP Makassar.

"Itu yang sementara berjalan dilaksanakan sekarang. Kalau autopsintya kemarin kesimpulannya saja bahwa korban ini meninggal akibat gagal pernapasan dikarenakan diakibatkan kekerasan benda tumpul," jelasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini