JAKARTA – Polri mengerahkan anjing pelacak untuk mencari dan mengevakuasi korban banjir bandang di Sentani, Papua. Setidaknya, ada 15 ekor anjing K-9 yang diterjunkan.
"Tim anjing pelacak tersebut ditempatkan di titik-titik yang diperkirakan masih terdapat korban yang belum ditemukan karena banyak material kayu dan lumpur. Diharapkan dengan bantuan K-9 tersebut dapat mempercepat proses pencarian terhadap korban yang belum ditemukan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Jakarta, Selasa (19/3/2019).
Sementara untuk pencarian, kata Dedi, Dit Polairud Polda Papua juga memperluas pencarian di bagian kiri Danau Sentani dengan menggunakan longboat.
"Selain melakukan pencarian terhadap korban jiwa, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, dan masyarakat masih melakukan pembersihan di beberapa titik yang terdampak banjir bandang, yaitu Jalan Sosial, Kemiri dan Doyo Baru," ujar Dedi.

Sekadar diketahui, wilayah Sentani diguyur hujan deras dalam beberapa hari belakangan. Hujan dengan intensitas tinggi dan rusaknya lingkungan alam menyebabkan banjir menerjang wilayah tersebut.
(Baca Juga : 89 Orang Tewas, 1.613 Personel Gabungan Lakukan Penanganan Darurat Banjir Bandang Sentani)
Hingga Selasa (19/3/2019) pagi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 89 orang tewas dan 74 lainnya hilang akibat banjir bandang di Papua.
(Baca Juga : Polisi Evakuasi 1 Jenazah Korban Banjir di Danau Sentani)
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.