nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK 'Kuliahi' Anggota DPRD DKI Jakarta Cara Mengisi LHKPN

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 27 Maret 2019 12:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 27 337 2035551 kpk-kuliahi-anggota-dprd-dki-jakarta-cara-mengisi-lhkpn-RK6Bi3qx1h.jpg Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. (Foto: Arie Dwi/Okezone)

JAKARTA - Tim Direktorat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi kantor DPRD DKI, pagi ini, Rabu (27/3/2019). Kedatangan tim KPK untuk memberikan pendampingan serta mengajari para anggota DPRD DKI tata cara mengisi LHKPN.

"Pagi sampai sore ini, 27 Maret 2019 KPK datang ke DPRD DKI untuk membantu melakukan pendampingan pengisian LHKPN di sana," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selaran, Rabu (27/3/2019).

Ilustrasi.

Dijelaskan Febri, kedatangan tim sebagai respons adanya‎ surat permohonan tentang pengisian LHKPN dari DPRD DKI. Dalam surat tersebut ditulis permintaan agar KPK melakukan pendampingan pengisian LHKPN pada Pimpinan dan Anggota DPRD DKI.

(Baca juga: KPK Soroti Rendahnya Jumlah Pelaporan LHKPN Pejabat Kepulauan Riau)

"Hal ini berangkat dari rendahnya data pelaporan LHKPN di DPRD DKI tahun lalu, yaitu 0% atau semua Anggota DPRD DKI belum melaporkan kekayaannya secara periodik di tahun 2018," sambungnya.

KPK menyambut baik permintaan pendampingan dari DPRD DKI tersebut. Kata Febri, satu tim di LHKPN telah ditugaskan untuk mengawal dan mendampingi tata cara mengisi laporan harta kekayaan. Rencana kegiatan hari ini dilakukan di Ruang Rapat Staf Ahli DPRD DKI di Lantai 9.

"Sampai hari ini, tercatat 9 orang anggota DPRD DKI yang menyampaikan LHKPN-nya secara online melalui e-LHKPN, atau tingkat kepatuhan 7,89%. Kami harap dalam klinik LHKPN dilakukan sampai sore ini, para wajib lapor di DPRD DKI dapat memanfaatkan dan meminta bantuan jika ada kendala pengisian,"ujarnya.

"Kedatangan KPK ke DPRD DKI ini merupakan salah satu bentuk upaya lebih aktif atau ‘jemput bola’ untuk membantu para pejabat negara melaporkan kekayaannya," imbuh Febri.

(qlh)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini