Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Angkat Kesejahteraan, Kementan Ajak Warga Cirebon Tebar Bibit Unggul

Abu Sahma Pane , Jurnalis-Kamis, 28 Maret 2019 |19:30 WIB
Angkat Kesejahteraan, Kementan Ajak Warga Cirebon Tebar Bibit Unggul
Foto: Humas Kementan
A
A
A

CIREBON - Marwan, salah satu petani penerima bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) terlihat sumringah setelah mendapat 50 ekor bibit ayam untuk dikembangbiakan. Marwan merasa senang karena bibit ayam ini menjadi harapan dan tumpuan perekonomiannya.

"Saya bersyukur karena diberi kesempatan untuk mengembangkan bantuan ayam dari pemerintah," katanya saat menghadiri Apresiasi dan Singkronisasi Pertanian Modern, Maju dan Lestari, Petani Kabupaten Cirebon Sejahtera di GOR Ranggajati, Kamis (28/3/2019).

Marwan menuturkan, bantuan ini diharapkan menjadi titik awal untuk mewujudkan cita-citanya menjadi peternak besar. Meski butuh usaha dan kerja keras, namun proses itu tetap akan ia tempuh sebagai wujud dari semangat yang terus menggebu.

"Seperti yang dikatakan Pak Menteri (Mentan Andi Amran Sulaiman), bahwa kita kalau mau sukses harus bangun pukul 04.00 WIB subuh dan pulang pukul 11.00 WIB malam. Nah, saya masih punya semangat itu," ucapnya.

Dalam acara apresiasi dan singkronisasi ini, Kementan menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung dan meningkatkan jumlah produksi di Kabupaten Cirebon. Tak tanggung-tanggung, bantuan yang diberikan nilainya mencapai Rp 27 miliar, baik berupa benih unggul hingga alat mesin pertanian (alsintan).

 

Mentan Andi Amran Sulaiman mengajakan masyarakat untuk menebar bibit unggul yang diberikan pemerintah, sebab bantuan itu merupakan upaya dan solusi permanen untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

"Hari ini kita bawa 340 ribu ekor ayam untuk petani, santri, dan masyarakat di Cirebon. Kemudian ada juga 3.000 bibit mangga. Ada juga benih padi, traktor dan dryer," ujarnya.

"Kami sudah membuka akses agar santri mendapat program Kementan. Tahun ini, ada satu juta ayam khusus untuk pesantren, atau 500 ayam untuk setiap pesantren, berikut kandang, pakan dan vaksin selama 6 bulan," tambahnya.

Mentan berharap seluruh bantuan tersebut mampu mendongkrak peningkatan sektor pertanian di Cirebon. Apalagi, kata dia, wilayah Cirebon memiliki banyak potensi terhadap kecukupan pangan nasional.

"Jawa Barat adalah lumbung pangan dan pemberi pangan Indonesia. Tapi ingat, Cirebon juga penentu pangan Jawa Barat dan Indonesia," katanya.

PJ Bupati Cirebon Dicky Saromi menyampaikan terima kasih atas semua perhatian dan bantuan dari Kementan. Kata dia, bantuan ini berhasil mewarnai dan memyumbang kontribusi terhadap pangan Indonesia.

"Memang betul saat ini keberadaan sektor pertanian sangat mewarnai, tidak hanya untuk kabupaten Cirebon saja, tetapi untuk semua wilayah Indonesia. Kita harapkan semuanya bermanfaat bagi petani dan peternak, khususnya santri yang hadir dari 30 ponpes," tuturnya.

Anggota DPR RI Ono Surono menambahkan, seluruh bantuan pemerintah harus benar-benar diawasi dan dijaga bersama-sama agar bisa dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh petani di pelosok Kabupaten Cirebon.

"Saya minta kepada petani pastikan semua bantuan merata ke seluruh petani. Oleh karena itu, mari kita bergerak bersama untuk mewujudkan kedaulatan pangan," tandasnya.

(Abu Sahma Pane)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement