Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mensos Minta Pilar Sosial Cepat Beradaptasi di Revolusi 4.0

Abu Sahma Pane , Jurnalis-Selasa, 02 April 2019 |12:34 WIB
Mensos Minta Pilar Sosial Cepat Beradaptasi di Revolusi 4.0
Foto: dok.Humas Kemensos
A
A
A

LUBUK LINGGAU – Menteri Sosial (Mensos) RI Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan personel Pilar Sosial yang berada di garda terdepan dalam program kesejahteraan sosial harus cepat cepat beradaptasi menghadapi revolusi industri 4.0, agar tidak tertinggal dari negara-negara lain yang sedang berlomba mengadu kecepatan untuk membenahi negaranya masing-masing.

"Kita harus optimis dapat memanfaatkan perkembangan industri ini untuk membawa Indonesia lebih maju sejajar dengan negara-negara lainnya. Kita ingin sukses bersaing dan bersanding dengan bangsa lain dalam memasuki Revolusi Industri secara bermartabat, artinya kita sukses dengan tetap menampilkan jatidiri bangsa," tutur Mensos dalam kegiatan Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pembangunan Nasional, di Kota Lubuk Linggau Provinsi Sumatera Selatan, Senin (1/4/2019).

Mensos mengatakan, Pilar Sosial harus siap memperkecil dampak sosial negatif revolusi industri 4.0. Untuk itu, kini saatnya Pilar Sosial merapatkan barisan, menguatkan sinergi dan jaringan kerja demi mendukung pemerintah mewujudkan masyarakat sejahtera.

Pilar Sosial adalah potensi sumber kesejahteraan sosial yang bermitra dengan pemerintah dalam memberikan pelayanan sosial yang terbaik bagi masyarakat Indonesia. Pilar Sosial terdiri dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Karang Taruna. Mereka merupakan ujung tombak penanganan masalah sosial, terutama pada situasi darurat seperti peristiwa bencana.

"Di era keterbukaan ini kita harus memberikan jalan dan arahan bagi masyarakat untuk menjadi relawan sosial, banyak orang ingin melakukan kebaikan akan tetapi tidak menemui jalannya. Di era revolusi 4.0 kemudahan untuk membangun, mengembangkan dan mempertkuat kreativitas dapat dilakukan dengan dukungan kemajuan teknologi digital, salah satu idenya melalui crowdfunding," terang Menteri dihadapan 700 orang peserta kegiatan yang terdiri dari 236 orang TKSK, 214 orang PSM, dan 250 orang Karang Taruna ini.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement