Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Harapan Warga Sentani yang Rumahnya Diterjang Banjir Bandang

Feby Novalius , Jurnalis-Selasa, 02 April 2019 |19:58 WIB
Harapan Warga Sentani yang Rumahnya Diterjang Banjir Bandang
Warga Sentani di lokasi pengungsian (dok. BPNB)
A
A
A

JAYAPURA - Warga Sentani menaruh harapan besar usai rumahnya diterjang banjir bandang agar bisa menjalani kehidupan yang normal.

Koordinator Pengungsian di Toumere Andreas Wajamou mengatakan, para pengungsi sudah menyampaikan harapan kepada pemerintah daerah hingga Presiden Joko Widodo.

"Kami sampaikan ke Presiden harus disiapkan bangunan hunian sementara dalam jangka waktu dua bulan dan berharap adanya hunian permanen dalam arti tembok," tuturnya, di Jayapura Selasa (2/4/2019).

Dia mengatakan, di tempat pengungsian yang berada di Gor Toumere terdapat 545 korban banjir bandang atau sekira 126 kepala keluarga (KK).

Presiden Jokowi menyambangi lokasi pengungsian warga Sentani

(Baca Juga: Ini Penyebab Banjir Bandang Sentani yang Telan 112 Korban Jiwa)

Dia mengaku para pengungsi tentu mengharapkan yang terbaik saat ini. Sekalipun tidak lagi tinggal di rumah lama yang sudah diterpa banjir.

"Kita sudah sepakati relokasi bersama untuk siapkan tanah dan bangunan yang akan dibangun rumah permanen," ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah Provinsi Papua tengah menyiapkan lokasi untuk merelokasi dan membangun kembali rumah masyarakat yang terkena dampak banjir bandang Sentani, Papua. Lokasi tersebut berada di sepanjang Jalan Trans Papua.

Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan, tempat untuk relokasi sedang disiapkan. Jika sudah dibebaskan, pembangunan segera bisa dilakukan.

"Kami sudah kirim timnya, mereka sudah dapat pasti kita akan bebaskan. Kita harap harus sepanjang Jayapura Wamena," tuturnya, di Jayaura.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement