Share

Pengunduran Diri Presiden Aljazair Tak Surutkan Demonstrasi

Agregasi VOA, · Rabu 03 April 2019 09:41 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 03 18 2038544 pengunduran-diri-presiden-aljazair-tak-surutkan-demonstrasi-mfdwdLkOmG.jpg Demonstrasi di Aljir (AP)

ALJIR — Keputusan Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika untuk mengundurkan diri selambat-lambatnya pada 28 April tidak akan mengubah apapun dan demonstrasi akan terus berlangsung. Hal ini mengindikasikan bahwa tekanan untuk mendorong perubahan politik yang lebih besar akan terus terjadi.

Pengacara dan aktivis juga pemimpin demonstrasi, Mustapha Bouchachi berbicara pada Reuters ketika ratusan mahasiswa di Aljazair menuntut pengunduran diri segera Presiden Abdelaziz Bouteflika dan perubahan sistem politik yang dinilai tidak mampu melakukan reformasi yang signifikan.

Meluasnya demonstrasi warga membuat Bouteflika, pada Senin 1 April mengumumkan akan mengundurkan diri sebelum masa jabatannya berakhir pada akhir April ini. Namun Mustapha Bouchachi melihat nominasi seorang pengampu atau caretaker pemerintahan menunjukkan upaya melanggengkan sistem politik yang mereka kritisi.

“Keputusan Bouteflika untuk mundur tidak mengubah apapun,” ujar Mustapha seperti dilansir VoA.

“Bagi kami yang penting adalah tidak menerima keberadaan pengampu atau caretaker pemerintah. Demonstrasi damai ini akan terus berlanjut.”

Demo di Aljazair (Reuters)

Pernyataan Mustapha dan terus berlanjutnya demonstrasi damai mahasiswa di pusat kota Aljir menunjukkan pengumuman rencana pengunduran diri Bouteflika tidak meredam tekanan dalam bentuk demonstrasi yang sudah berlangsung selama beberapa minggu, menuntut diakhirinya kekuasaan selama 20 tahun itu.

“Kami ingin perubahan rejim dan tidak ingin Bouteflika atau Said – saudara laki-laki dan penasehatnya – yang menggantikan,” teriak para demonstran.

Partai oposisi Islam, Gerakan bagi Masyarakat yang Damai MSP juga menolak langkah Bouteflika dengan mengatakan meninggalkan kekuasaan tanpa reformasi nyata merupakan langkah yang meremehkan tuntutan pada demonstran. “Langkah ini dibuat untuk melanggengkan sistem politik ini,” ujar MSP.

Demonstrasi pelajar dan mahasiswa selama ini menuntut digulingkannya elit yang berkuasa, yang dipandang tidak memperdulikan kepentingan rakyat kebanyakan dan tidak mampu memulihkan ekonomi yang terus memburuk akibat kroniisme.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini