Monumen Soekarno Berdiri di Aljir, Simbol Persahabatan Indonesia dan Aljazair

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 21 Juli 2020 10:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 21 18 2249592 monumen-soekarno-berdiri-di-aljir-simbol-persahabatan-indonesia-dan-aljazair-4A77nUGybd.jpg Foto: Dok. KBRI Aljir.

ALJIR – Monumen yang menampilkan sosok Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno diresmikan di Aljir, Ibu Kota Aljazair pada Sabtu (18/7/2020), menjadi bukti persahabatan antara Indonesia dengan Aljazair yang telah terjalin sejak lama.

Monumen ini melambangkan rasa syukur dari masyarakat Aljazair untuk Presiden Soekarno yang telah menginspirasi kemerdekaan Aljazair pada Konferensi Asia Afrika di Bandung. Sementara bagi Indonesia, Monumen Soekarno adalah bentuk apresiasi yang tulus kepada Aljazair, sebagai negara sahabat yang terus menyuarakan dan mendukung prinsip perdamaian dan kemakmuran dunia berdasarkan kesetaraan hak dan kemerdekaan.

BACA JUGA: Ketika Kang Emil Terpukau Patung "Bung Besar" di Aljazair

“Monumen Soekarno akan menjadi pengingat bagi rakyat Aljazair dan Indonesia, terutama generasi muda, untuk menjaga prinsip-prinsip patriotisme, persatuan, perjuangan kemerdekaan, perdamaian dan kemakmuran dunia," kata Duta Besar Indonesia untuk Aljazair, Safira Machrusah dalam sambutannya sebagaimana dikutip keterangan pers KBRI Aljir.

Peresmian Monumen Soekarno juga dihadiri secara virtual oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani yang juga merupakan cucu dari Presiden Soekarno. Beliau masih mengingat salah satu pesan Presiden Soekarno bahwa sebuah negara tidak boleh melupakan sejarahnya. Sejarah harus selalu diingat sebagai bagian dari fondasi untuk membangun masa depan yang lebih baik.

BACA JUGA: Puan Resmikan Monumen Soekarno di Aljazair

Monumen Soekarno berbentuk seperti bulan sabit dengan lima pilar bintang di setiap pojoknya, melambangkan bentuk bulan dan sabit dari bendera Aljazair. Pada setiap pilar kecilnya, terpasang teks Dasasila Bandung atau sepuluh prinsip yang diadopsi pada saat Konferensi Asia – Afrika 1955, sebagai deklarasi bersama negara Asia dan Afrika untuk menyuarakan kemerdekaan, kesetaraan, dan perdamaian dunia.

Monumen Soekarno didesain oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang juga seorang arsitek terkemuka. Pengerjaannya dilakukan oleh Dolorosa Sinaga, seniman pematung kontemporer dari Indonesia.

Berdirinya Monumen Soekarno di Aljazair juga tidak terlepas dari peran serta dua BUMN Indonesia yang telah aktif di Aljazair saat ini, PT Pertamina dan PT Wijaya Karya (WIKA).

Monumen Soekarno diharapkan dapat menjadi sejarah monumental yang dapat membangun dasar kepercayaan yang kuat untuk membangun dialog politik, ekonomi dan budaya serta kepentingan lainnya baik secara bilateral maupun multilateral, khususnya antara Indonesia dan Aljazair.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini