Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Demokrat Dinilai Masih Tergantung Figur SBY untuk Meraih Suara

Demokrat Dinilai Masih Tergantung Figur SBY untuk Meraih Suara
Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Survei Charta Politika menunjukkan partai Demokrat memiliki angka elektabilitas sebesar 5,2. Namun hal itu dikarenakan partai Demokrat memiliki ketergantungan besar dengan sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk meraup elektabilitas.

Direktur Riset Charta Politika Indonesia Muslimin mengatakan bila partai berlambang Mercy itu masih bergantung sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menarik suara pemilih.

“SBY merupakan faktor terbesar Demokrat memiliki elektabilitas 5,2 persen. Sebesar 11,2 persen responden, menjatuhkan pilihan ke Demokrat karena memandang faktor SBY,” tutur Muslimin dalam rilis survei bertema “Pileg 2019: Pemilu yang terlupakan?” Di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).

Faktor berikutnya yang membuat responden memilih Demokrat karena figur caleg yakni sebesar 3,8 persen. Setelah itu, elektabilitas Demokrat terkerek sosok capres dan cawapres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno yakni sebesar 3,8 persen.

"Sisanya satu persen karena tertarik program. Satu persen lain karena terbiasa memilih partai tersebut," terang Muslimin.

Baca Juga: BPN Targetkan 1 Juta Massa Hadir saat Prabowo-Sandi Kampanye di GBK

SBY

Muslimin menilai, figur putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang sudah diberikan jabatan sebagai pemenangan pemilu belum nampak membuahkan hasil.

"AHY saya kira belum bisa kemudian menjadi tulang punggung Partai Demokrat hari ini," beber dia.

Meski demikian, Muslimin menyebut bisa saja figur AHY akan menjadi potensi partai Demokrat kedepannya. Hanya saja membutuhkan waktu terlebih dahulu.

"Artinya AHY butuh waktu sehingga dia menjadi figur sentral di Partai Demokrat," tukas dia.

Diketahui survei Charta Politika dilakukan pada 19-25 Maret 2019 dengan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur.

Jumlah sampel sebanyak 2000 responden, yang tersebar di 34 Provinsi. Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± (2,19%) pada tingkat kepercayaan 95%.

Baca Juga: BPN: Silakan Tidak Pilih Prabowo!

(Edi Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement