SLEMAN – Bentrok simpatisan dari PDI Perjuangan dengan massa lainnya tepat di markas Front Pembela Islam atau FPI DIY Jawa Tengah di Jalan Wates-Yogya menjadi perhatian pihak kepolisian.
Massa yang bentrok dengan warga di sekitar komplek markas FPI diduga merupakan simpatisan PDI Perjuangan yang melintas jalan Yogya-Wates untuk menghadiri kampanye akbar terbuka Tim Kampanye Daerah (TKD) calon presiden-wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin DIY di Alun-Alun Wates Kulonprogo.
Relawan, simpatisan, dan tokoh dari sembilan partai pengusung Jokowi-Ma’ruf dengan target 30 ribu peserta di jadwalkan menghadiri kampanye puncak itu.

Kapolres Sleman Ajun Komisaris Besar Polisi Rizky Febriyansah, menuturkan pihaknya menduga ada aksi saling provokasi antar pihak sehingga bentrok tak terhindarkan.
"Kami menduga ini massa mau menghadiri kampanye terbuka di Kulonprogo lalu sampai di sini (markas FPI) ada saling provokasi dan terjadi bentrok," ujarnya, Minggu (7/4/2019) sore.
Baca Juga : Massa Diduga Simpatisan PDIP Bentrok dengan FPI Yogyakarta
Atas peristiwa serangan PDIP ke FPI, personel kepolisian yang menjaga kawasan Jalan Yogya Wates pun dipertebal pengamanannya sampai kampanye terbuka di Kulonprogo selesai sore hingga petang hari nanti.
"Kami akan jaga sampai sore area Jalan Yogya-Wates ini hingga acara kampanye di Kulonprogo selesai," ujarnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.