Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Abu Bakar Ba'asyir Golput di Pemilu 2019

CDB Yudistira , Jurnalis-Senin, 15 April 2019 |14:52 WIB
Abu Bakar Ba'asyir Golput di Pemilu 2019
Abu Bakar Ba'asyir (Foto: Okezone)
A
A
A

BANDUNG - Terpidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir dipastikan tidak akan menggunakan hak pilihnya alias golput pada Pemilu 2019 yang akan berlangsung pada 17 April. Ketidakikutsertaan Abu Bakar sudah disampaikan kepada penjabat di Lapas Gunung Sindur, lokasi menjalani masa hukuman.

"Yang bersangkutan tidak akan menggunakan hak pilihnya," ujar Kepala Divisi Lapas Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Abdul Aris di Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution Bandung, Senin (15/2/2019).

(Baca Juga: Ratusan Napi dan Tahanan di Rutan Bandung Tak Bisa Nyoblos)

Aris mengatakan, menggunakan atau tidak menggunakan hak suara adalah hak mereka. Pihaknya selaku penyelenggara negara di urusan pemasyarakatan, berusaha memfasiitasi hak suara dari warga binaan.

"Nanti katanya ‎mau ada surat pernyataannya dari yang bersangkutan. Ya monggo saja, karena mungkin calon yang akan dipilihnya tidak ada,"‎ ujar Aris.

Ilustrasi

Selain itu, pihaknya juga menerima informasi soal tahanan kasus terorisme di Rutan Gunung Sindur yang juga tidak akan menggunakan hak pilih memilih presiden dan wakilnya, anggota DPR RI, DPRD kota, kabupaten dan provinsi serta anggota DPD RI.

"Ada yang enggak mau gunakan hak pilihnya. Tapi sedari awal kami data, kami serahkan ke KPU. Lalu kalau nanti enggak mau memilih ya terserah," ujar Aris.

(Baca Juga: Hari H Pencoblosan, Polri-TNI Tebalkan Pasukan di Wilayah Rawan Konflik)

Abu Bakar Basyir dipidana 15 tahun penjara pada 2011 karena turut mendanai kegiatan pelatihan terorisme di Nangroe Aceh Darussalam. Belum lama ini, ia juga menolak menandatangani dokumen taat Pancasila sebagai syarat pembebasan usai menjalani dua per tiga hukuman.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement