Angelina Sondakh Hingga Jessica Kumala Wongso Nyoblos di Rutan Pondok Bambu

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Rabu 17 April 2019 11:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 17 605 2044535 angelina-sondakh-hingga-jessica-kumala-wongso-nyoblos-di-rutan-pondok-bambu-wvBbfSlTrO.jpg Angelina Sondakh saat nyoblos Pilkada DKI (Foto: Revi/Okezone)

JAKARTA - Suasana pemungutan suara Pemilu 2019 di LP (lembaga permasyarakatan) Pondok Bambu, Jakarta Timur, disambut dengan baik oleh para warga binaan penghuni LP Pondok Bambu. Sejak Rabu (17/4/2019) pagi WIB, para warga binaan terlihat mulai datang meramaikan TPS (tempat pemungutan suara) 192.

Pantauan tim Okezone di lapangan, sejak pukul 07.00 pagi kedua TPS sudah mulai dipadati oleh para warga binaan yang ingin melakukan pemilihan presiden dan wakil presiden kali ini. Nama-nama seperti politisi Partai Demokrat, Angelina Sondakh, hingga terpidana kasus kopi Vietnam Jessica Kumala Wongso terlihat sudah melakukan pemilihan sejak pagi tadi.

Para warga binaan LP Pondok Bambu sendiri juga mengaku sudah mendapat penyuluhan tentang Pemilu 2019 dengan cukup baik dari pihak Rutan. Hal itu membuat mereka merasa senang karena bisa ikut dalam pesta demokrasi kali ini meski tengah menjalani hukuman.

Baca Juga: Prabowo Yakin Menang di Seluruh Wilayah Termasuk Solo

TPS

Satu TPS, yakni TPS 192 yang digunakan di mengakomodir sebanyak 197 warna binaan Lapas Perempuan Kelas ll A Pondok Bambu untuk menyalurkan hak pilih mereka.

Berdasarkan aturan PKPU 3 tahun 2019 Berdasarkan aturan PKPU 3 Tahun 2019 pasal 8 yang menyebutkan pemilih DPTb merupakan daftar pemilih yang pindah mencoblos, dengan mengurus formulir model A5 atau formulir pindah memilih dapat menyalurkan hak pilihnya mulai pukul 07.00 hingga 13.00 WIB.

LP Podok Bambu merupakan lembaga pemasyarakatan khusus perempuan, salah satu penghuni lapas yang terdata dalam DPTb akan menyalurkan hak pilihnya yakni Angelina Sondakh, politisi Demokrat yang divonis 10 tahun penjara dan Jessica Wongso terpidana kasus kopi Vietnam yang divonis 12 tahun penjara.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini