nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Laporkan Pelecehan Seksual, Siswi Bangladesh Dibakar Hidup-Hidup Atas Perintah kepala Sekolah

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 19 April 2019 18:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 19 18 2045651 laporkan-pelecehan-seksual-siswi-bangladesh-dibakar-hidup-hidup-atas-perintah-kepala-sekolah-vXxgI2qXKo.jpg Foto: AFP.

DHAKA - Nusrat Jahan Rafi, seorang remaja berusia 19 tahun tewas pada 10 April, lima hari setelah dia disiram bensin dan dibakar hidup-hidup oleh lima siswi di atap sekolahnya di Dhaka, Bangladesh. Kematian Rafi diduga terkait laporan pelecehan seksual yang diajukannya terhadap kepala sekolahnya.

Berdasarkan keterangan Kepolisian Bangladesh pada Jumat, gadis berusia 19 tahun itu diduga dibakar atas perintah kepala sekolahnya, Siraj-ud-Daula, setelah dia menuduh pria itu melakukan pelecehan seksual.

“Kepala sekolah mengatakan kepada mereka (pelaku) untuk menekan Rafi agar menarik kasus itu atau membunuhnya jika dia menolak," kata Kepala Polisi Senior Mohammad Iqbal kepada AFP.

BACA JUGA: Nusrat Jahan Rafi: Remaja yang Dibakar sampai Mati karena Melaporkan Pelecehan Seksual

"Rencananya adalah untuk menjadikan insiden itu sebagai bunuh diri. Tetapi rencana itu gagal setelah Rafi berhasil turun saat terbakar karena syal terbakar dan membebaskan tangan dan kakinya," kata Iqbal.

Dia juga menambahkan bahwa setidaknya lima dari tujuh belas orang yang ditangkap setelah insiden mematikan itu mengikat Rafi dengan syal sebelum membakarnya.

Rafi melapor ke polisi pada Maret lalu, mengatakan bahwa kepala sekolah telah memanggilnya ke kantornya dan menyentuhnya dengan tidak pantas, tetapi laporannya dibatalkan. Setelah itu, banyak murid dari sekolahnya mengadakan rapat umum untuk mendukung kepala sekolah dan mengancam gadis itu dan keluarganya.

Setelah peristiwa tragis itu, Perdana Menteri Sheikh Hasina bertemu keluarga Nusrat di Dhaka dan menekankan bahwa "tidak ada pelakunya yang akan terhindar dari tindakan hukum".

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini