Soal Hasil Pilpres 2019, Kiai Sepuh se-Jatim Minta Masyarakat Tunggu KPU

Syaiful Islam, Jurnalis · Jum'at 19 April 2019 20:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 19 605 2045685 soal-hasil-pilpres-2019-kiai-sepuh-se-jatim-minta-masyarakat-tunggu-kpu-D92PygoHrO.jpg Foto Ilustrasi Okezone

SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih terus melakukan penghitungan real count dari seluruh Indonesia. Namun, pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah mendeklarasikan kemenangan versi quick count internalnya. Sedangkan paslon capres dan Cawapres nomor urut 01, Jokowi-Maruf Amin masih menunggu hasil dari KPU.

Atas dasar itu, puluhan kiai sepuh se-Jawa Timur melakukan pertemuan di rumah Ketua PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Surabaya. Mereka bertemu untuk menyikapi dinamika politik paska pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2019.

"Kiai-kiai berkumpul setelah kemarin proses pilihan presiden. Ibaratnya ini adalah melupakan 01-02 untuk bermusyawarah dalam menyikapi dinamika paska pilpres," kata Gus Ipul, Jumat (19/4/2019).

Dalam pertemuan tersebut sejumlah kiai berpengaruh di Jawa Timur hadir seperti Pengasuh Pesantren Lirboyo Kediri, KH Anwar Manshur dan KH Abdullah Kafabihi; Pengasuh Pesantren Miftachussunnah Surabaya, KH Miftahul Ahyar; Pengasuh Pesantren Ploso Kediri, KH Zainuddin Djazuli dan KH Nurul Huda Djazuli; serta Pengasuh Pesantren Sidogiri, Pasuruan KH Nawawi Abdul Djalil.

 sd

Hasil pertemuan tersebut, para kiai mengeluarkan seruan kepada masyarakat, satu diantaranya meminta masyarakat bersabar dan menunggu hasil perhitungan resmi KPU. Lima seruan Kiai Sepuh Jawa Timur yang dihasilkan dalam pertemuan itu, yakni:

1. Bersyukur kehadirat Alloh SWT atas terselenggaranya pemilu 2019 yang aman, tertib dan lancar dan bersedia menerima siapapun yang ditakdirkan Allah SWT untuk menjadi pemimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia atas dasar keputusan resmi KPU.

2. Terimakasih kepada masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya secara tertib dan bertanggung jawab. Dan terimakasih juga Kepada segenap aparat negara yang telah bertugas dengan baik.

3. Menjaga suasana masyarakat yang aman dan kondusif, menjauhi segala bentuk provokasi dan ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah ummat, sesuai kaidah: Dar'ul mafasid muqoddamun ala jalbil masholih.

4. Bersabar menunggu dan mengawasi proses penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU secara profesional, adil dan amanah dalam menjalankan tugasnya sesuai undang-undang yang berlaku untuk menghasilkan pemilu yang berkualitas.

 sd

Sementara itu, Ketua Ikatan Gus Gus Indonesia, KH Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) mengatakan, ada beberapa kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan kali ini.

"Kami mendukung aparatur keamanan negara bertindak tegas untuk mengantisipasi segala bentuk kerawanan sosial, dan potensi konflik horizontal di tengah masyarakat," kata Gus Fahrur yang hadir dalam pertemuan tersebut.

(wal)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini