Menurut Jokowi, saat ini Bendungan yang dimiliki baru 231 Bendungan. Itupun ditambah 49 bendungan yang dibangun dalam waktu lima tahun terakhir ini.
Meski sudah ada tambahan 49 bendungan, namun baru 20 persen dari 11 persen kebutuhan air yang tercukupi.
"Bendungan yang kita ini baru 231. Kita dalam lima tahun ini dan tambah 49 bendungan.Itupun kalau 49 itu rampung seluruhnya baru 20 persen kebutuhan air tercukupi. Sekarang baru 11 persen dari kebutuhan air yang ada ini masih jauh sekali. Jadi jumlah bendungan ini harus dikebut sehingga prosentasenya jadi membesar lagi," ujarnya.
Agar kebutuhan air bisa mencukupi, ungkap Jokowi, bisa dilakukan dengan cara membangun bendungan baru di tempat-tempat yang memiliki sungai dan tempat-tempat yang memiliki air. Selain bendungan Gondang, dalam waktu dekat ini, juga akan diresmikan Bendungan Jelatah, juga di Kabupaten Karanganyar.
"Mengejarnya (ketersediaan pasokan air) ya bangun bendungan, bangun waduk seperti ditempat-tempat yang membutuhkan, di tempat-tempat yang memiliki sungai, yang memiliki air yang banyak. Bangun bendungan, bangun Waduk. Salah satunya bendungan jelatah. Tak hanya bendungan Jelatah, banyak (bendungan) yang akan kita resmikan seperti di Batam, Roteklo di NTT. Sudah selesai tinggal diresmikan," kata Jokowi.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.