KARANGANYAR - Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasionalan waduk Gondang yang berada di Desa Gompolan, Kecamatan Kerjo, Karanganyar.
Waduk yang menghabiskan dana hingga Rp657 miliar ini dibangun didaerah perbukitan lereng Gunung Lawu. Dengan beroperasinya Waduk Gondang ini, nantinya mampu mengairi 4.680 hektare lahan pertanian di dua wilayah.
Pantauan Okezone, Presiden didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Bupati Sragen, Kusdinar Yuni Untung Sukowati, tiba di Waduk Gondang ini sekira pukul 10.22 WIB.
Usai melihat dari dekat bendungan Gondang, yang pengerjaan awalnya dimulai sejak tahun 2014, Presiden mengatakan air diperkirakan sudah mulai bisa ditampung seluruhnya pada bulan September.
"Bendungan Gondang kita lihat sudah selesai. Ini tinggal di tutup (pintu air) nanti air mulai menggenang. Dan diharapkan, pada bulan September, air sudah penuh," ujar Jokowi, Kamis (2/5/2019).
Menurut Presiden Jokowi, Bendungan Gondang memang mayoritas airnya banyak mengairi wilayah Kabupaten Sragen. Air dari bendungan Gondang ini juga masih bisa dinikmati masyarakat Karanganyar.

(Baca Juga: Sri Wahyumi Ditahan KPK, Mendagri Tunjuk Petrus Tuange Jadi Plt Bupati Talaud)
Sehingga, diharapkan, dengan pengoperasionalan Bendungan ini, masyarakat di dua Kabupaten bisa merasakan manfaatnya.
"Kita harapkan nanti ada peningkatan produktivitas sawah-sawah yang ada di sekitar bendungan ini. Biasanya yang panen sekali jadi dua kali yang dua kali jadi tiga kali jadi meningkat produktifitas," tuturnya.
Menurut Jokowi, saat ini Bendungan yang dimiliki baru 231 Bendungan. Itupun ditambah 49 bendungan yang dibangun dalam waktu lima tahun terakhir ini.
Meski sudah ada tambahan 49 bendungan, namun baru 20 persen dari 11 persen kebutuhan air yang tercukupi.
"Bendungan yang kita ini baru 231. Kita dalam lima tahun ini dan tambah 49 bendungan.Itupun kalau 49 itu rampung seluruhnya baru 20 persen kebutuhan air tercukupi. Sekarang baru 11 persen dari kebutuhan air yang ada ini masih jauh sekali. Jadi jumlah bendungan ini harus dikebut sehingga prosentasenya jadi membesar lagi," ujarnya.
Agar kebutuhan air bisa mencukupi, ungkap Jokowi, bisa dilakukan dengan cara membangun bendungan baru di tempat-tempat yang memiliki sungai dan tempat-tempat yang memiliki air. Selain bendungan Gondang, dalam waktu dekat ini, juga akan diresmikan Bendungan Jelatah, juga di Kabupaten Karanganyar.
"Mengejarnya (ketersediaan pasokan air) ya bangun bendungan, bangun waduk seperti ditempat-tempat yang membutuhkan, di tempat-tempat yang memiliki sungai, yang memiliki air yang banyak. Bangun bendungan, bangun Waduk. Salah satunya bendungan jelatah. Tak hanya bendungan Jelatah, banyak (bendungan) yang akan kita resmikan seperti di Batam, Roteklo di NTT. Sudah selesai tinggal diresmikan," kata Jokowi.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.