nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Paham Anarko Terendus di Yogya, Polisi Pastikan Tidak Akan Eksis

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Sabtu 04 Mei 2019 16:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 04 510 2051475 paham-anarko-terendus-di-yogya-polisi-pastikan-tidak-akan-eksis-KVDrNfrv2M.jpg Ilustrasi anggota kelompok Anarko Sindikalisme. (Foto: M Ibnu Chazar/Antara)

YOGYAKARTA – Kapolresta Kota Yogyakarta Kombes Armaini mengatakan paham Anarko Sindikalisme yang sedang booming di beberapa daerah juga sudah terendus pahamnya di Yogyakarta. Pihak kepolisian secara tegas mengatakan tidak akan membiarkan kelompok tersebut eksis di Yogyakarta.

"Secara faktual di Yogya belum ada, tapi kalau pahamnya kita sudah mengendus itu, sehingga kita mewaspadai ini," kata Armaini ketika memberikan keterangan tentang Operasi Cipta di Yogyakarta, Jumat 3 Mei 2019, sebagaimana dinukil dari KRjogja.

Hal itu dilihat oleh pihaknya bahwa kelompok tersebut dapat tersebar di mana pun lantaran tidak memiliki markas atau tokoh yang menjadi dasar pembelajarannya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Anarko bukan produk asli dari Indonesia, melainkan sudah ada di negara-negara luar lainnya, sehingga mereka mempelajari tentang Anarko Sindikalisme melalui internet.

"Syukur alhamdulillah pada tanggal 1 Mei (May Day) mereka tidak aksi. Tapi kita mendapat informasi sudah ada yang terpapar dengan paham-paham seperti ini di Yogyakarta. Ini adalah indikasi dari kami," ucap Armaini.

(Baca juga: Kelompok Anarko Serukan Bawa Miras dan Pilok saat Aksi May Day)

Secara faktual, memang pihak kepolisian belum mendapat bukti bahwasannya kelompok Anarko Sindikalisme sudah masuk di lingkungan masyarakat, namun pihaknya menegaskan paham tersebut sudah terendus.

Pelaku kerusuhan saat gelaran May Day di Bandung. (Foto: Okezone)

Sebagai jajaran keamanan, pihaknya cukup peduli akan paham Anarko Sindikalisme, sehingga tidak akan membiarkan kelompok ilegal tersebut anarkis di wilayah Yogyakarta. Ini juga berlaku terhadap organisasi yang tidak sesuai dengan Pancasila.

"Mudah-mudahan masyarakat Yogya tidak terjangkit," tambah Armaini.

(Baca juga: Berikut Ciri-Ciri Kelompok Anarko Sindikalisme)

Sementara pihak kepolisian rencananya memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengetahui apa itu Anarko Sindikalisme. "Kita akan lakukan sosialisasi nanti. Kalau ada masyarakat yang bertanya, apa itu kelompok Anarko, kita akan jelaskan," ucapnya.

Di samping itu, tutur Armaini, pihaknya juga akan mengantisipasi jika ada ormas melakukan penyisiran, masyarakat tidak boleh main hakim sendiri karena yang punya wewenang untuk menertibkan menegakan aturan adalah kepolisian.

"Kalau ada ormas punya informasi ya sampaikan kepada kepolisian, kalau ormasnya main hakim sendiri itu melawan hukum, kalau melawan hukum jadi dia melakukan tindak pidana," pungkasnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini