nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyakit Akibat Kencing Tikus Merebak di Sleman, 1 Orang Meninggal

krjogja.com, Jurnalis · Minggu 12 Mei 2019 16:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 12 510 2054716 penyakit-akibat-kencing-tikus-merebak-di-sleman-1-orang-meninggal-9mngG033e5.jpg

SLEMAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai merebaknya penyakit leptospirosis karena hingga April 2019 telah terjadi 12 kasus. Dari kasus itu, satu pasien meninggal dunia akibat merebaknya penyakit di musim pancaroba ini.

"Kami mengimbau masyarakat jika mengalami gejala demam, pusing, mual, nyeri otot terutama di daerah kaki agar segera periksa ke puskesmas. Penyakit ini tidak boleh disepelekan karena bisa merunggut nyawa," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Sleman, Dulzaini.

Dia menjelaskan penyakit ini disebabkan bakteri leptospira interrogans yang mewabah di lingkungan persawahan maupun di lingkungan rumah. Penularan penyakit ini bisa melalui tikus, babi, sapi, kambing, kuda, anjing, serangga, burung, landak, kelelawar dan tupai. Karena itu, leptospirosis menyerang semua usia.

"Mayoritas berusia 10-39 tahun, maka bisa jadi usia adalah sebuah faktor risiko. Kalau ke sawah usahakan saat sinar matahari sudah keluar. Pakai sepatu boot, Cuci tangan dengan sabun setelah selesai beraktivitas. Untuk dirumah kalau banyak tikus bisa dibersihkan dengan disiram lisol ke titik yang sering dilewati tikus, itu bakterinya bisa mati," tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman, Heru Saptono menerangkan apabila ada tanda-tanda penyakit ini, segera ke dokter atau puskesmas untuk diobati.

"Kalau nanti-nanti biasanya terjadi kegagalan organ bahkan bisa menyebabkan kematian. Kami mengimbau kepada para petani untuk menjaga kebersihan agar terhindar dari virus yang umumnya berasal dari kencing tikus. Biasanya petani banyak menumpuk jerami di pematang sawah, dan hal itulah yang menjadi tempat kencing tikus," tandasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini