nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dua WN Bulgaria Diamankan Setelah Tepergok Pasang Alat di ATM

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Kamis 16 Mei 2019 10:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 16 244 2056338 dua-wn-bulgaria-diamankan-setelah-tepergok-pasang-alat-di-atm-7YLGgyYypY.jpg KZI dan GZI diamankan kepolisian Nusa Penida karena diduga melakukan skimming. (Foto: Ist/Balipost)

SEMARAPURA – Dua warga negara Bulgaria diamankan petugas kepolisian di Bali. Mereka diduga melakukan upaya pencurian data nasabah bank (skimming) di mesin ATM Kampung Toya Pakeh, Nusa Penida.

Kapolsek Nusa Penida Kompol Nyoman Reka Sanjaya pada Rabu 15 Mei 2019 mengatakan kedua pria asal Bulgaria itu berinisial KZI (24) dan GZI (25).

Pengungkapan kasusnya bermula dari laporan warga bernama Ahmad Fahrozi (24) yang melaporkan dugaan tindak kejahatan tersebut ke Polsek Nusa Penida sesuai No.pol.LP-B/11/IV/2019/bali/seknusapenida tertanggal 14 Mei 2019.

(Baca juga: Tersangka Skimming Ramyadjie, Lulusan Luar Negeri Berakhir di Balik Jeruji Besi)

Saat itu diduga ada wisatawan dari Bulgaria melakukan tindakan percobaan pencurian data bank.

"Pelapor dan saksi sudah tiga hari mengintip tindak tanduk kedua WNA itu dari kantornya yang kebetulan jaraknya 10 meter dari mesin ATM," kata Reka Sanjaya, seperti dikutip dari Balipost, Kamis (16/5/2019).

ATM di Kampung Toyapakeh menjadi sasaran mereka. Warga setempat curiga dengan gerak-gerik mereka, sehingga terus melakukan pengintaian.

Kecurigaan semakin besar setelah beberapa hari terakhir melihat aksi mereka semakin mencurigakan. Kedua WN Bulgaria terlihat menaruh sesuatu pada mesin ATM berlokasi di Desa Kampung Toyapakeh, tepat sebelum menuju pelabuhan.

Ilustrasi kartu ATM. (Foto: Okezone)

Kemudian tepatnya pada Senin 13 Mei, sekira pukul 23.40 wita, pelapor dan saksi melihat lampu mesin ATM mati. Seketika itu pelapor beserta teman lainnya, Sahabudin (31), mendekati mesin ATM tersebut.

Mereka kaget setelah mendapati kedua terlapor sedang memasang kabel di mesin ATM itu. Kedua WNA yang sudah tertangkap basah langsung panik.

Mereka bahkan sempat terlihat ingin berdamai dengan menawarkan sejumlah uang untuk diam dan tidak melaporkan kejadian tersebut kepada warga lain serta polisi. Namun, warga menolaknya dan memilih menyeret keduanya ke Polsek Nusa Penida.

(Baca juga: Diduga Lakukan Skimming, Warga Sri Lanka Ditangkap di Kudus)

Petugas Polsek Nusa Penida bergegas ke lokasi, kemudian mengamankan kedua WN Bulgaria dengan nomor paspor 386005415 dan 38515034 itu.

"Belajar dari kasus ini, kami berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Segera laporkan bila melihat ada tindakan WNA yang mencurigakan, agar tidak ada warga kita menjadi korban," ucap Reka Sanjaya.

Setelah sempat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Nusa Penida, Reka mengatakan kasus ini sekarang sudah dilimpahkan ke Polres Klungkung.

Dikonfirmasi, Kasubag Humas Polres Klungkung AKP I Putu Gede Ardana menegaskan kasusnya dalam penyelidikan pihak Polres Klungkung. Khususnya, adanya dugaan keterlibatan pihak lain di balik aksi nekat kedua WN Bulgaria itu.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini