nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tersangka Skimming Ramyadjie, Lulusan Luar Negeri Berakhir di Balik Jeruji Besi

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 19 Maret 2019 21:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 19 338 2032355 tersangka-skimming-ramyadjie-lulusan-luar-negeri-berakhir-di-balik-jeruji-besi-mmPFrrtBjI.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo (foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menangkap Ramyadjie Priambodo atau RP (37), atas pencurian atau akses sistem milik orang lain (skimming) di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menjelaskan penangkapan RP dilakukan pada 26 Februari lalu di sebuah apartemen di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan.

Kejahatan yang dilakukan RP yakni menyamar menjadi seorang perempuan dengan mengenakan kerudung saat melakukan skimming mesin ATM di kawasan Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan.

"Setelah kami ungkap diketahui RP sudah menarik uang sebanyak 50 kali dari ATM," kata Argo kepada wartawan, Selasa (19/3/2019).

Setelah diamankan, petugas langsung melakukan pemeriksaan di apartemennya dan ditemukan sejumlah barang bukti diantaranya mesin ATM. Argo mengatakan, RP menyimpan mesin ATM di kamarnya untuk mempelajari kelemahan mesin ATM. Selain itu, Polisi juga menyita dua kartu ATM, laptop, dua kartu putih yang berisi data nasabah, telepon genggam, masker, uang tunai Rp300 juta, dan kerudung.

 ss

Sebelumnya, nama Ramyadjie Priambodo dikabarkan kerabat dekat dari Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto. Namun hal itu dibantah langsung oleh Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sufmi Dasco Ahmad.

"Kami ralat bahwa yang bersangkutan bukanlah keponakan Pak Prabowo. Dia adalah kerabat jauh. Kalau kerabat dekat pasti pakai nama Djojohadikusumo," kata Dasco kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Berdasarkan penelusuran, laki-laki yang menikah enam tahun lalu itu menghabiskan waktunya duduk di bangku kuliah di UNSW, Sidney, Australia. Di universitas bergengsi itu dia meraih gelar sarjana perdagangan BCom, Perbankan, Hukum Korporat, Keuangan, dan juga pernah berkuliah di United World College of South East Asia.

Dia memulai kariernya pada tahun 2003-2004 menjabat sebagai Asisten Director di salah satu radio ternama di Jakarta. Kemudian pada tahun 2004-2005, ia bekerja sebagai manajer keuangan di PT AP. Dia menangani Persiapan Anggaran dan Proyeksi Keuangan Tahunan, Koordinasi dengan Auditor Keuangan Independen dari Pemerintah dan auditor eksternal, Pemantauan anggaran dan Panitia Tender untuk pengadaan.

 SS

Tidak hanya menjadi manajer keuangan, tapi kariernya melejit menjadi general menajer yang bertanggung jawab menangani Presentasi ke proyek manajemen inkubator dan solusi efisiensi, Persiapan Perencanaan Proyek dan Program Kerja, Negosiasi Kontraktor Utama, Perencanaan dan implementasi SOP, Negosiasi persyaratan dan perjanjian dengan Bank dan pemangku kepentingan pada tahun 2005-2010.

Kariernya pun semakin memuncak, karena kini ia didapuk menjadi Direktur di PT AP. Perusahaan yang dikelolanya itu bergerak di bidang eksplorasi minyak dan gas. Kemapanan dari perusahaannya itu pun terbukti dengan menaungi PT SPE, perusahaan andal yang telah dinobatkan sebagai perusahaan yang minim akan kecelakaan saat pekerjaan dilaksanakan.

Ramyadjie Priambodo yang merupakan pengurus di Tunas Indonesia Raya (Tidar), organisasi pemuda Partai Gerindra itu melangsungkan pernikahan pada Februari 2013. Kini nasib pria yang kerap disapa Adjie itu mendekam dibalik jeruji Polda Metro Jaya akibat membobol ATM BCA.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini