Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Antisipasi Kemacetan Saat Mudik, Kemenhub Terapkan Strategi One Way dan Optimalkan Mudik Gratis

Risna Nur Rahayu , Jurnalis-Selasa, 21 Mei 2019 |08:07 WIB
Antisipasi Kemacetan Saat Mudik, Kemenhub Terapkan Strategi One Way dan Optimalkan Mudik Gratis
Foto: Kemenhub
A
A
A

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah mempersiapkan strategi untuk mengatur lalu lintas kendaraan di jalan Tol Trans Jawa. Usai meninjau kesiapan jalan tol di Gerbang Tol Cikarang Utama pada Minggu 19 Mei 2019, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi menjelaskan ketentuan one way yang akan berlaku pada puncak arus mudik maupun balik selama periode Angkutan Lebaran 2019.

“Pemberlakuan sistem one way tersebut mulai dari KM 29 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 262 Brebes Barat, berlaku mulai dari tanggal 30 Mei sampai 2 Juni. Kedua jalur yang ke arah Jawa maupun arah Jakarta maupun rest area yang ada di kedua sisi jalan dapat digunakan oleh pengendara yang akan ke arah Timur. Sementara itu untuk kendaraan yang menuju Jakarta akan dialihkan melalui jalan arteri Pantura dan dapat masuk kembali pada GT Cikarang Barat,” jelas Dirjen Budi mengenai sistem one way pada puncak arus mudik, Senin 20 Mei pagi.

“Pada arus balik, mulai tanggal 8 Juni sampai dengan 10 Juni 2019, sistem satu arah kembali diberlakukan untuk ke arah Jakarta. Untuk arus balik ini mulai diberlakukan sejak KM 189 Palimanan sampai KM 29 Cikarang Utama,” tambah Dirjen Budi.

Selepas GT Cikarang Utama, kondisi lalu lintas berlaku normal kembali untuk dua arah. Bagi pengguna jalan yang akan menuju Jawa Tengah akan diarahkan melalui jalan arteri Cikarang Barat menuju jalur Pantura dan dapat masuk kembali di jalan tol pada GT Plumbon sedangkan arah Bandung dapat masuk kembali melalui GT Sadang.

Dengan kebijakan baru ini, Dirjen Budi juga menjawab kekhawatiran masyarakat akan kurangnya jumlah rest area. “Jumlah rest area eksisting saat ini saya rasa sudah cukup untuk melayani pemudik nanti. Bagi masyarakat juga diharapkan untuk tidak melulu singgah hanya di rest area yang ada di tol. Masyarakat dapat mencoba untuk exit tol dan mencari rest area terdekat dari situ, saya kira dengan demikian jumlah rest area tetap cukup untuk melayani lonjakan pemudik,” ucap Dirjen Budi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement