Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PBNU: Pancasila Rumah Kita Bersama

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Sabtu, 01 Juni 2019 |06:15 WIB
PBNU: Pancasila Rumah Kita Bersama
Ilustrasi Pancasila (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Hari ini, 1 Juni 2019 Hari Lahir Pancasila. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengamalkan Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa.

Ketua PBNU Robikin Emhas mengatakan, Pancasila itu adalah rumah bersama, pengikat keberagaman menjadi satu kesatuan sebagai bangsa, sebagai negara di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Pancasila rumah kita bersama. Nah, terkait dengan ini, seharusnya sudah selesai ketika para pendiri bangsa itu bermusyawarah, berembuk, dan menghasilkan satu kesepakatan bersama, yaitu Pancasila sebagai ideologi bangsa," kata Robikin kepada Okezone, Jumat (31/5/2019).

Oleh karena itu, sambung dia, saat ini tidak sepatutnya masih ada orang-orang atau kelompok yang mempersoalkan atau bahkan mewacanakan untuk mengganti ideologi negara dengan berbasiskan agama, suku, dan lainnya.

"Kenapa? Karena para pendiri bangsa yang dulu berembuk, duduk bersama itu sudah mencerminkan seluruh kekuatan bangsa, baik dari sisi agama, suku, maupun budaya," ujar Robikin.

(Baca Juga: Kepala Daerah Diminta Laksanakan Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila

Ilustrasi

Robikin melanjutkan, pertanyaan yang mendasar sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim, butir-butir Pancasila telah diambil dalam nilai-nilai keislaman. "Sehingga kalau masih ada orang berpikir untuk mengganti menjadi ideologi berbasis agama, jawabannya jelas dan tegas, tidak ada satu pun sila Pancasila yang ada lima sila itu yang bertentangan dengan nilai Islam. Bahkan, nilai dari sila-sila yang ada di Pancasila itu semuanya berkesesuaian dengan ajaran Islam," ujarnya.

Robikin menegaskan, sila pertama Ketuhanan yang Maha Esa jelas telah sesuai dengan ajaran agama. Kemudian, sila kedua kemanusiaan yang adil dan beradap juga merupakan perintah agama untuk membangun hubungan baik dengan seluruh jenis manusia yang ada di kehidupan ini.

"(Kemudian) persatuan, itu juga perintah agama. Permusyawaratan, Quran juga memerintahkan itu. Keadilan sosial, itulah di antara misi agama. Sehingga jangan lagi ada yang membentur-benturkan antara Pancasila dengan agama," tuturnya.

(Baca Juga: Moeldoko Peringati Nuzulul Quran dan Hari Lahir Pancasila Bareng GP Ansor)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement