JAKARTA - Sejumlah Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian direncanakan akan menyambut kedatangan jenazah dari Ani Yudhoyono di Landasan Udara (Lanud) Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, malam ini.
Mendiang Ani Yudhoyono langsung diterbangkan ke Indonesia dari Singapura setelah meninggal dunia dalam perawatannya di National University Hospital melawan penyakit kanker darah.
"Sementara yang saya terima infotmasi ada 3 menteri kemudian Panglima TNI, Kapolri dan Kepala Staf," kata Kadipenau), Marsma Fajar Adriyanto di Lanud Halim, Sabtu (1/6/2019).

Fajar menjelaskan, setibanya rombongan pengantar jenazah eks Ibu Negara Indonesia itu di Lanud Halim, nantinya peti mati akan langsung dibawa oleh para prajurit TNI tiga matra.
"Jadi keluarga turun dulu dari pintu depan, pintu belakang jenazah keluar diusung oleh para pasukan dari tiga matra," ujar Fajar.
Setelah itu, upacara penyambutan jenazah ala militer pun dimulai. Pengangkatan peti mayat itupun diiringi dengan pemberian hormat dari seluruh prajurit TNI.
"Terus diusung hingga masuk mobil jenazah, dari situ baru dibawa ke tempat persemayaman, jadi upacara cuma 10-15 menit," tutur Fajar.
(Baca Juga: Ungkapan Sedih Penggali Makam atas Meninggalnya Ani Yudhoyono)
Ani Yudhoyono menghembuskan nafas terakhir pada hari ini sekitar pukul 11.50 waktu Singapura. Dia meninggal dunia setelah menjalani perawatan beberapa bulan atas penyakit kanker darah yang dideritanya di National University Hospital, Singapura.
Jenazah akan dibawa untuk disemayamkan sementara dirumahnya Cikeas, Jawa Barat. Rencananya, pada esok hari, putri ketiga dari dari Letnan Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo itu akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata, Jakarta Selatan.
(Khafid Mardiyansyah)