Menurutnya, provokasi Papua Merdeka pada akhirnya hanya menghadirkan Neraka di bumi Cenderawasih. Ribuan nyawa telah melayang sia-sia. Generasi muda Papua banyak yang terpapar isu Papua yang menyesatkan, hingga sedang terancam masa depannya.
"Yang terpapar hanya sibuk bicara Politik, terlena dan tidak mengembangkan diri untuk masa depannya, dan keluarganya. Belum lagi banyaknya penderita AIDS orang asli Papua yang sedang menunggu ajal menjemput. Bahkan Beberapa aktivis isu Papua sudah meninggal dunia duluan akibat AIDS ini," ucap Marinus.
(Baca Juga: Bawa Dokumen Gerakan Papua Merdeka, 6 WNI Diamankan di Batas Negara)
Diakui Dosen Hubungan Internasional Uncen ini, isu Papua yang terus disuarakan elite politik, membuat rupiah banyak mengalir ke Papua, ke kantong - kantong pribadi dan keluarga para elite aktivis Papua.
"Jumlahnya hingga triliun, dan perlu diingat, uang menjadi akar dari segala kejahatan di Papua. Membuat iblis mengambil tempat dalam hati dan pikiran orang Papua hari ini. Demi rupiah orang asli Papua bisa saling membunuh dengan saudara sendiri. Papua tipu Papua. Elit politik berteriak lantang menolak Indonesia, tapi rupiahnya dicintai, ini lucu," katanya.
(Khafid Mardiyansyah)