nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aniaya Tukang Dekorasi, Saudara Perempuan Putra Mahkota Saudi Akan Diadili di Paris

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 17 Juni 2019 13:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 17 18 2067298 aniaya-tukang-dekorasi-saudara-perempuan-putra-mahkota-saudi-akan-diadili-di-paris-LcouvZLhvv.jpg Foto: Reuters.

PARIS - Saudara perempuan dari Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman akan diadili di Paris bulan depan terkait kasus penganiayaan terhadap seorang dekorator. Putri Hassa bin Salman dituduh telah memerintahkan pengawalnya untuk memukuli seorang pekerja di apartemennya di Avenue Foch, Paris pada September 2016.

Korban mengatakan bahwa dia disewa untuk melakukan pekerjaan perbaikan di apartemen itu dan bahwa Putri Hassa menjadi marah setelah dia mengambil foto di dalam apartemen itu, menuduhnya ingin menjual foto tersebut ke media.

Pria itu menuduh sang putri, yang berusia 40-an tahun, kemudian memerintahkan pengawalnya untuk memukulinya. Demikian diwartakan Daily Mail.

BACA JUGA: Sosok Misterius Putri Hassa, Putri Raja Salman yang Akan Diadilli di Prancis

Majalah Le Point melaporkan bahwa sang putri berteriak: 'Bunuh dia, anjing, dia tidak pantas hidup'.

Korban mengatakan dia dipukul di wajah, tangannya diikat dan dia dipaksa untuk mencium kaki sang putri selama kekerasan yang berlangsung selama berjam-jam. Alat-alatnya dirampas sebelum dia diizinkan pergi tetapi lukanya sangat parah sehingga ia diperintahkan untuk tidak bekerja selama delapan hari.

Pengawal Putri Hassa telah didakwa pada 1 Oktober 2016 atas tuduhan kekerasan bersenjata, pencurian, mengeluarkan ancaman kematian dan menahan seseorang di luar kehendak.

Diwartakan AFP, Putri Hassa dijadwalkan akan disidangkan pada 9 Juli 2019, tetapi tampaknya dia tidak akan hadir karena dia tidak ditahan di bawah surat perintah penahanan internasional yang diterbitkan pada 2017.

BACA JUGA: Hakim Prancis Keluarkan Perintah Penangkapan Terhadap Putri Saudi

Dikenal di media Saudi karena pekerjaan amal dan kampanye hak-hak wanita yang dilakukannya, Puteri Hassa adalah saudara perempuan Pangeran Mohammed bin Salman, putra mahkota Arab Saudi yang juga merupakan salah satu pemimpin paling kuat di Timur Tengah.

Dia bukanlah satu-satunya anggota keluarga kerajaan Saudi yang bermasalah dengan hukum di Prancis atau pun di luar negeri.

Pada 2013 otoritas Perancis memerintahkan penyitaan aset milik Putri Saudi Maha al-Sudairi, istri dari menteri dalam negeri Saudi saat itu Pangeran Nayef bin Abdul Aziz, atas tagihan hotel mewah yang tidak dibayar sebesar hampir enam juta euro.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini