BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, mencatat sudah ada 8 dari 17 Kecamatan yang mengalami kekeringan. Permintaan droping air bersih sudah muncul sejak bulan puasa lalu.
“Kecamatan-kecamatan ini sudah langganan dan terjadi setiap tahun. Namun bukan semuanya desa, hanya ada beberapa desa saja di setiap kecamatan,” terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto.
Delapan kecamatan ini meliputi, Kecamatan Piyungan, Pleret, Imogiri, Dlingo, Pundong, Pajangan, Kasihan dan Pendek. Dampak kekeringan hanya terjadi di beberapa desa saja, yang menjadi langganan kekeringan.

BPBD juga sudah mulai melaksanakan dorping air bersih sejak bulan Mei lalu. Pada bulan puasa kemarin, beberapa desa sudah mulai mengajukan permintaan bantuan air bersih. Droping baru saja dilakukan di Desa Segoroyoso, Pandak, Dlingo dan di Terong.