Saksi Jokowi: Narasi "Kecurangan Bagian Demokrasi" Agar Dapat Perhatian Peserta ToT

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 21 Juni 2019 20:55 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 21 605 2069425 saksi-jokowi-narasi-kecurangan-bagian-demokrasi-agar-dapat-perhatian-peserta-tot-MexVffWVLk.jpg Sidang Sengkela Hasil Pilpres 2019 (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tim pasangan calon Jokowi-Ma’ruf Amin menghadrikan Anas Nashikin, sebagai saksi di dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Saat memberikan keterangannya, Anas bercerita tentang acara pelatihan saksi paslon 01. Ia mengaku hadir dalam acara pelatihan saksi dan menjadi seseorang yang memberikan materi. Di saat pelatihan saksi paslon 01 Anas menyebut memang muncul materi dengan narasi kecurangan di dalam iklim demokrasi.

“Terkait dengan materi kemarin, sempat ingin saya jelaskan yang sempat jadi isu hangat, itu sebetulnya materi di sesi saya," jelas Anas di ruang sidang MK, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2019).

Sidang Hasil Pilpres di MK

Dilanjutkan Anas, materi dengan narasi kecurangan itu dibuat olehnya. Namun materi tersebut sengaja dituliskan seperti untuk mengagetkan para peserta.

"Materi ini mesti dipahami secara utuh. Kalau Yang Mulia lihat di dalam slide itu dan lihat di slide-slide berikutnya, maka memang itu sengaja ditulis begitu untuk mengagetkan biar ada perhatian," jelas Anas.

(Baca Juga: Sebelum Bersidang di MK, Ahli Jokowi Ditelpon Mahfud MD)

“Tujuannya kita ingatkan bahwa kecurangan itu hal yang niscata. Kita tidak mau menuduh siapapun, tapi itu niscaya. Karena itu kita perlu antisipasi agar di pemilu akan datang,” tambah dia.

Selain itu, Anas menuturkan pihak pemberi materi ingin memberi motivasi kepada peserta acara pelatihan saksi. Dimana kedepannya dapat diharapkan para peserta bisa mengantisipasi kecurangan di iklim demokrasi.

"Mengenai keadaan yang perlu diantisipasi," tandas dia.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini