Anggota Bawaslu Rahmat Bagja Tak Kuasa Menahan Kantuk Dengar Sidang Putusan MK

Antara, Jurnalis · Kamis 27 Juni 2019 18:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 27 605 2071761 anggota-bawaslu-rahmat-bagja-tak-kuasa-menahan-kantuk-dengar-sidang-putusan-mk-5TuXYBF0uA.JPG Anggota Bawaslu, Rahmat Bagja (Foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja berupaya keras melawan rasa kantuk saat berlangsungnya sidang pleno pengucapan putusan atas sengketa Pilpres 2019 di ruang sidang Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (27/6/2019) sore.

Pria bertubuh gemuk itu duduk pada barisan termohon di kursi bernomor B.08 bersama Ketua Bawaslu RI, Abhan, dan anggota Bawaslu lainnya yakni Fritz Edward dan Mochammad Afifuddin.

Sekitar pukul 17.15 WIB atau beberapa menit usai rehat sidang untuk salat Ashar, Rahmat nampak berusaha keras menahan dua kelopak matanya agar tetap terbuka mengikuti jalannya sidang yang saat itu dibacakan oleh Hakim MK, I Dewa Gede Palguna terkait sengketa Pemilu di beberapa daerah di Jawa.

Dilansir dari laman Antaranews, anggota Bawaslu yang bertugas sebagai Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa di Bawaslu itu berulang kali beranjak dari kursi untuk menggeser posisi tubuh yang nyaman, sambil sesekali menempelkan kepalanya pada bantalan kursi bercorak kayu jati dilapisi kulit berwarna cokelat tua.

Sidang Sengketa Pilpres di MK

Rahmat berupaya keras mencari sandaran kepala yang pas untuk menopang posisi kepalanya yang kerap di luar kontrol karena mengantuk. Rahmat pun menjalin obrolan dengan rekan sesama anggota Bawaslu di sebelahnya untuk membunuh rasa jenuh dan kantuk.

"Ya betul. Saya ngantuk, ngantuk sekali," saat keluar dari ruang sidang usai hakim memutuskan rehat kedua untuk salat magrib.

Agenda sidang pleno pengucapan putusan terkait sengketa Pilpres 2019 mengalami rehat pukul 17.45 WIB dan akan kembali berlanjut mulai pukul 19.30 WIB.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini