
"Kalau rekonsiliasi dalam arti bergabung saya berharap ada keseimbangan. Jangan semua partai ikut bergabung ke situ, misalnya PKS itu belum menyatakan sikap tetap mungkin tidak bergabung dia hanya 8 persen. Masak hanya 8 persen di DPR yang efektif, perlu ditambah 30 persenlah, masih perlu dua partai ke situ. Supaya ada keseimbangan terhadap kebijakan pemerintahan," jelasnya lagi.
Saat ini sendiri dua partai politik pengusung Capres dan Cawapres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno yakni Partai Demokrat dan PAN dikabarkan tengah intensif membangun komunikasi dengan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.
Keduanya diprediksi akan masuk sebagai koalisi baru bilamana Jokowi - Ma'ruf Amin benar - benar dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) periode 2019 - 2024.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.