Karena itu, Irma enggan berkomentar lebih jauh ihwal kursi menteri dalam kabinet di periode kedua kepemimpinan Jokowi.
“Pertama kursi menteri, jumlah dan siapa orangnya adalah hak preogratif presiden,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Jokowi dalam beberapa kesempatan mengaku akan merekrut menteri dari kalangan milenial. Pasalnya, pergerakan dunia yang semakin dinamis membutuhkan anak-anak muda yang cekatan dan enerjik dalam mengesekusi program kerja. (qlh)
(Rizka Diputra)