nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

45 Desa di Pacitan Berpotensi Alami Kekeringan

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis · Selasa 09 Juli 2019 13:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 09 519 2076539 45-desa-di-pacitan-berpotensi-alami-kekeringan-V7K8tKkKMa.jpg BPBD Pacitan bekerjasama dengan PDAM menyalurkan mobil tangki air untuk desa yang mengalami kekeringan. (Dok BNPB)

JAKARTA – Sebanyak 45 desa di Kabupaten Pacitan berpotensi dilanda kekeringan, berdasarkan laporan yang dihimpun dari BPBD Kabupaten Pacitan, Selasa (9/7/2019).

Desa yang berpotensi dilanda kekeringan itu terbagi ke dalam 3 kategori, yaitu berpotensi kering kritis, berpotensi kering langka terbatas, serta kering langka.

“Ke-13 desa berpotensi kering kritis, antara lain di Desa Jlubang, Desa Pelem, Desa Ngadirejan, Desa Sugih waras, Desa Pucangsewu, Desa Sambong, Desa Ponggok, Desa Tambakrejo, Desa Borang, Desa Pager Kidul, Desa Sudimoro, Desa Sembowo, Desa Karang Mulyo,” kata Kepala Bidang Humas BNPB, Rita Rosita S, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/7/2019).

BPBD Pacitan bekerjasama dengan PDAM menyalurkan 51 mobil tangki air di 14 desa yang mengalami kekeringan. (Dok BNPB)

Sementara itu, lanjut dia, lima desa berpotensi kering langka terbatas, antara lain Desa Punung, Mendolo Lor, Ploso Kecamatan Punung, Gembong, dan Temon.

“Lima desa berpotensi kering langka, antara lain Desa Mantren, Jatimalang, Ploso Kecamatan Tegalombo, Ngreco, dan Gemaharjo,” ucapnya.


Baca Juga : 3.000 Hekatre Lahan Padi di Indramayu Terancam Gagal Panen

Hingga saat ini, BPBD Pacitan bekerjasama dengan PDAM telah menyalurkan 51 mobil tangki air di 14 desa yang mengalami kekeringan.


Baca Juga : BMKG: Jakarta Berpotensi Kemarau Ekstrem!

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini