nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp87 Miliar

Azhari Sultan, Jurnalis · Sabtu 13 Juli 2019 02:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 13 340 2078282 polisi-gagalkan-penyelundupan-benih-lobster-senilai-rp87-miliar-9LGvksy9DM.jpg Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp87 Miliar (foto: Azhari Sultan/Okezone)

JAMBI - Penyelundupan benih lobster masih terjadi di Jambi. Kali ini lebih besar lagi dari sebelumnya. Beruntung, anggota Ditreskrimsus Polda Jambi berhasil menggagalkan aksi penyelundupan orang yang tidak bertanggung jawab.

Tidak tanggung-tanggung lagi, benih lobster yang akan diselundupkan tersebut sebanyak 570.550 ekor benih. Tidak itu saja, 75 ribu ekor benih sidat ikut diselundupkan dengan menggunakan mobil truk.

Baca Juga: Polri Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster ke Singapura 

Bila dikonversikan nilai yang diselundupkan tersebut Rp87 miliar. Dari informasi yang didapat, direncanakan akan dikirim melalui perairan di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Jambi.

Kapolda Jambi Irjen Muchlis AS membenarkan anggotanya pada Kamis 11 Juli 2019 malam berhasil menggagalkan aksi penyelundupan benih lobster dan benih sidat.

Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp87 Miliar Berhasil Digagalkan Polisi (foto: Azhari Sultan/Okezone)	 

Penangkapan itu, katanya, berawal pada saat kendaraan yang membawa hewan air itu melintas di Jalan Lintas Timur Sumatera dari Jambi menuju Kuala Tungkal atau tepatnya di Desa Sungai Toman, Kecamatan Mendahara Ulu Kabupaten Tanjungjabung Barat pada sekitar pukul 23.00 WIB.

Dalam penyelidikannya kemudian personil menemukan dua unit mobil, yaitu satu mobil Avanza dan satu unit mobil truk warna kuning dengan nomor Polisi BH 8506 SM yang dicurigai membawa baby lobster melewati Mapolres Muaro Jambi.

Petugas pun langsung melakukan pengejaran. Sesampainya di daerah Simpang 35, Dusun Bukit Baling, Kecamatan Sakernan, Kabupaten Muarojambi petugas melakukan pencegatan.

Saat akan diberhentikan mobil truk tersebut, diduga mereka tahu keberadaan petugas. Aksi melarikan diri kearah Tungkal tidak terhindarkan.

Aksi kejar-kejaran pun berlangsung, hingga masuk ke Lorong Blok Aseng, Dusun Sei Toman, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjab Timur.

Namun, mobil truk tersebut berhenti dan sopir serta kerneknya langsung melarikan diri kedalam semak-semak kebun sawit milik warga.

Upaya penyisiran terhadap pelaku di kebun sawit warga terus dilakukan. Setelah sekitar dua jam melakukan pencarian, namun sopir dan kernek tidak ditemukan lagi.

Saat petugas membuka isi bak mobil truk tersebut, petugas berhasil meemukan barang bukti, yakni benih sidat sebanyak 75.000 ekor yang dikemas dalam 30 kantong plastik dan dibagi kedalam 15 box steyrofoam.

Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp87 Miliar Berhasil Digagalkan Polisi (foto: Azhari Sultan/Okezone)	 

Selanjutnya, ada benih lobster sebanyak 570.550 ekor dengan rincian 542.200 ekor jenis pasir dan 28.350 ekor jenis mutiara yang dikemas dalam 2.922 kantong plastik dan dibagi kedalam 100 box steyrofoam.

Baca Juga: Cegah Penyelundupan, KKP Perketat Pengawasan terhadap Pelabuhan Tak Resmi 

"Jumlah sumber daya ikan yang dapat diselamatkan dari benih lobster senilai sekitar Rp87 miliar dengan rincian untuk jenis benih lobster pasir Rp81,33 miliar dan jenis mutiara Rp5,67 miliar. Sedangkan jumlah benih sidat senilai Rp375 juta sehingga total uang negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp87,375 miliar," tegas Muchlis didampingi Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Thein Tabero di Jambi, Jumat (12/7/2019).

Saat ini seluruh barang bukti diamankan atau dibawa ke Mapolda Jambi guna penyidikan lebih lanjut dan melakukan koordinasi degan Badan Karantina Ikan Pengendali Mutu (BKIPM) Jambi. Rencananya, barang bukti tersebut akan dilepas liarkan di perairan Padang dan Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini