nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kakek Slamet Kembali Bikin Heboh, Habis Terjun ke Sumur Kini Nangkring di Atap Rumah

Sigit Dzakwan, Jurnalis · Senin 22 Juli 2019 01:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 22 340 2081791 kakek-slamet-kembali-bikin-heboh-habis-terjun-ke-sumur-kini-nangkring-di-atap-rumah-FdEXgWitC8.jpeg Kakek Slamet di atas atap rumahnya (Sigit/MNC Media)

KOTAWARINGIN BARAT – Aksi Slamet (57) benar-benar bikin warga heboh. Betapa tidak, baru saja diselamatkan usai turun ke sumur sedalam 12 meter, pria gaek itu kembali berulah dengan naik ke genteng rumahnya di Desa Kumpai Atas (KBA), Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah.

Kakek satu cucu itu nekat melakukan hal ekstrem diduga karena mengalami depresi.

Sebelumnya Slamet nekat terjun ke sumur sedalam 12 meter di belakang rumahnya dan bertahan berjam-jam di situ. Ia menolak dievakusi. Tim penyelamat akhirnya membius sang kakek lalu menangkatnya ke atas, pada Minggu (21/7/2019) pukul 02.35 WIB dini hari.

Namun, belum sampai sembilan jam usai dievakuasi dari dalam sumur, Slamet kembali beraksi dan bikin heboh dengan naik ke atap rumah sekira pukul 10.00 WIB pagi tadi.Evakuasi

Proses evakuasi Slamet (Sigit/MNC Media)

“Mbah Slamet sempat luput dari pengawasan pihak keluarga, karena yang bersangkutan pamitan mau tidur di kamar, sesampai di kamar Mbah Slamet langsung mengunci pintu kamar dan naik ke atap dari dalam kamar,” ujar Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Pemadam Kebakaran Kobar, Kaboel Suhartono.

Baca juga: Tolak Dievakuasi, Kakek Slamet Akhirnya Dibius untuk Diselamatkan dari Sumur Sedalam 12 Meter

Begitu mendapat kabar, Damkar Kobar langsung menerjunkan tim penyelamat. “Saat tiba di lokasi, si Mbah Slamet mau turun sendiri setelah dibujuk pihak keluarga, warga dan petugas damkar menggunakan tangga yang sudah disiapkan sekira pukul 12.38 WIB.”

Slamet kini sudah dirawat di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. “Kita juga berpesan kepada pihak keluarga untuk tidak lepas memantau Mbah Slamet. Karena akan sangat berbahaya jika berbuat sesuatu lagi,” pungkasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini