JAKARTA - Direktur Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan salah satu upaya untuk menghadapi gempa dan tsunami adalah mempersiapkan kapasitas masyarakat yang tinggal di kawasan Selatan Pulau Jawa.
Merujuk terhadap perkiraan Pakar Tsunami dari Badan Pengkajian Penerapan dan Teknologi (BPPT) yang mengungkapkan adanya potensi gempa berkekuatan magnitudo 8,5 hingga 8.8 yang akan terjadi di Pulau Jawa bagian Selatan, BNPB pun membuat desa tangguh bencana.
“Potensi gempabumi dan kemungkinan disusul tsunami ada di Selatan Jawa. Yang penting dilakukan adalah mempersiapkan kapasitas masyarakat yang tinggal di pesisir Selatan Jawa dan membuat desa-desa rawan tsunami menjadi desa tangguh bencana,” ujar Lilik kepada Okezone.

Untuk membentuk desa tangguh bencana, BNPB melakukan kerjasama dengan beberap pihak, seperti kementerian, lembaga, BMKG, relawan serta pemerintahan setempat untuk melakukan ekspedisi ke daerag-daerah rawan gempa dan tsunami.