Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BNPB: Banyak Masyarakat Belum Miliki Kesiapsiagaan untuk Hadapi Gempa

Sarah Hutagaol , Jurnalis-Sabtu, 27 Juli 2019 |14:02 WIB
BNPB: Banyak Masyarakat Belum Miliki Kesiapsiagaan untuk Hadapi Gempa
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rita Rosita menyebutkan bahwa kesiapsiagaan dari masyarakat menjadi hal yang utama jika potensi terjadi gempa dan tsunami telah diperkirakan.

Hal itu merunut berdasarkan perkiraan Pakar Tsunami dari Badan Pengkajian Penerapan dan Teknologi (BPPT), Widjo Kongko yang mengungkapkan adanya potensi gempa berkekuatan magnitudo 8,5 hingga 8.8 yang akan terjadi di Pulau Jawa bagian Selatan.

“Sebetulnya kalau ini kan masih analisa kan ya, dan yang intinya di situ kesiapsiagaan sih yang dibutuhkan di sini, terutama di wilayah yang memang menurut para pakar itu ada potensi di situ. Nah diharapkan BNPB sendiri dari kita sih untuk daerah itu melakukan kesiapsiagaan,” ujar Rita kepada Okezone.

Rita juga menjelaskan kalau perkiraan dari pakar mengenai gempa tersebut merupakan potensi dan bukan prediksi. Meski demikian, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama yang berada di bagian Selatan Pulau Jawa untuk menjadikan informasi tersebut sebagai pembelajaraan untuk mempersiapkan segala sesuatu.

Lipsus Gempa Tsunami

“Jadi bagaimana potensi ini akan terjadi, kita siap enggak menghadapi ini. karena sejauh ini alat yang mendeteksi kalau akan terjadi tsunami dan gempa itu kan belum ada, dan kita enggak tahu itu akan terjadi kapan,” ucapnya.

“Namun dengan adanya penelitian ini, potensi ini, ini kan potensi ya bukan prediksi, masih jauh, ya ini kita jadikan semacam pelajaran di dalam kita menyiapkan segala sesuatunya apabila terjadi gempa ataupun tsunami,” tambah Rita.

Namun sayangnya, Rita menyebutkan rasa kesadaran masyarakat yang memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi gempa, khususnya di Pulau Jawa masih minim. Kebanyakan dari mereka masih belum serius ketika menanggapi adanya informasi tersebut.

“Kalaupun itu menakut-nakuti tapi kita harus dari sisi positifnya. Sisi positifnya itu seperti apa, ya kesiapsiagaan kita harus diperkuat. Dikasih tahu nanti sinyal kalau ada gempa dengan lama sekian, mungkin di atas 5 detik itu sudah ada potensi tsunami, berarti harus lari ke luar. Nah ini belum sepertinya yang saya dapat info dari daerah itu,” paparnya.

Ilustrasi Gempa

Oleh sebab itu, Rita memaparkan kesiapsiagaan menjadi hal utama dimiliki. Tidak hanya oleh masyarakat setempat, ia juga berharap pemerintah setempat bisa bekerjasama dengan memberikan pengetahuan-pengetahuan kepada masyarakat mengenai kejadian gempa atau tsunami.

“Makanya saya katakan itu pemerintah harus turun tangan, namanya juga masyarakat ya, mungkin aspek ilmu pengetahuan mereka enggak ngerti patahan-patahan lempengan-lempengan itu, tapi kita harus menyampaikan itu secara bahasa mereka mudah pahami,” terang Rita.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement