nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelajar SMA Retas Grup Facebook dengan Ribuan Anggota, Lalu Menjualnya

Herman Amiruddin, Jurnalis · Selasa 30 Juli 2019 15:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 30 609 2085481 pelajar-sma-retas-grup-facebook-dengan-ribuan-anggota-lalu-menjualnya-tfKfNOFrmE.jpg Foto: Herman/Okezone

MAKASSAR - JF (17) siswa SMA asal Palembang, Sumatera Selatan terlibat kasus tindak pidana ilegal access atau hacking. Di mana JF telah meretas dan mengambil alih akun Facebook I Wayan Wijaya dengan nama akun Facebooknya, Bli Wayan Wijaya.

Berdasarkan introgasi penyidik Cyber Ditkrimsus Polda Sulawesi Selatan, pelaku kemudian mencuri dan mengambil alih group Facebook menggunakan akun Bli Wayan Wijaya yang sebelumnya dia curi aksesnya.

Setelah dicuri, JF menjual akun grupo Facebook tersebut ke seseorang bernama Dicky Armawan seharga Rp500 ribu. Group Facebook yang dijual itu bernama Lembaga Info Kejadian Kot Makassar (L-IKMK).

Kasubdit Penmas Polda Sulsel AKBP Musa T mengatakan tersangka telah mencuri akun Facebook yang memiliki banyak anggota group. Kemudian dijual kepada Dicky Armawan, seorang penadah akun group Facebook curian.

Tersangka Peretasan

"Ada 6 akun Facebook yang diretas. Hingga semua admin-admin dikeluarkan. Dan moderator yang mengendalikan gorup. Pelaku menggunakan akun Facebook aslinya dengan nama Dadan Hermawan menjadi admin tunggal," kata AKBP Musa saat merilis kasus ini di Mapolda Sulsel, Selasa (30/7/2019).

Group Facabook yang dicuri, kata Kompol Muh Arsyad memiliki ribuan anggota. Kemudian pembeli group Facebook itu, Dicky Armawan kembali menjualnya kepada seseorang yang dikenalnya.

"Pelaku atau kedua atau penadahnya menjual ke seseorang yang dikenalnya di media sosial pada 19 Juli 2019 seharga Rp1.700.000. Dari situ personel Cyber Crime Polda Sulsel melakukan penyelidikan higga keduanya ditangkap," jelas AKBP Musa.

Baca Juga: Gunakan Email Rusia, Hacker Retas Badan Pemerintah Bulgaria dan Curi Ribuan Data Finansial

Penangkapan dilakukan, setelah korban yang di-hack Facebook-nya, I Wayan melapor ke Cyber Crime Polda Sulsel. Kepolisian Polda Sulsel langsung melakukan penyelidikan dan diketahui pelaku berada di Palembang, Sumatra Selatan.

"Jadi penadahnya kita amankan di Palembang. Selanjutnya kita lakukan pengembangan dan ditangkaplah JF pelaku pertama yang mencuri group Facebook juga ditangkap di Palembang," ungkap AKBP Musa.

Polisi turut mengamankan barang bukti, berupa tiga unit handphone yang digunakan meretas atau hacker akun Facebook milik korban. Kedua pelaku kini dijerat Pasal 46 Ayat (3) jo Pasal 30 tentang informasi dan transaksi elektronik.

"Ancamannya yaitu barang siapa dengan sengaja tanpa hak atau melawan hukum mengakses komputer atau sistem komputer dengan cara apapun akan dihukum 8 tahun penjara dan denda Rp800 Juta," tegas AKBP Musa.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini