nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nuon Chea, "Kakak Kedua" Rezim Khmer Merah Kamboja Meninggal

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 05 Agustus 2019 11:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 05 18 2087779 nuon-chea-kakak-kedua-rezim-khmer-merah-kamboja-meninggal-Q0uuVxFR8L.jpg Nuon Chea, kepala ideologis Khmer Merah Kamboja. Foto/Reuters

PHNOM PENH - Nuon Chea, kepala ideologis dan “kakak kedua” Khmer Merah Kamboja, yang menyebabkan kematian sekitar 2 juta orang, meninggal pada Minggu pada usia 93 tahun, kata juru bicara pengadilan.

Sebuah pengadilan yang didukung oleh PBB menyatakan Chea bersalah karena melakukan genosida dan menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepadanya pada tahun lalu.

Chea merupakan bagian pemimpin Khmer Merah—yang dipimpin oleh “Kakak pertama,” Pol Pot.

Baca juga: Eks Pemimpin Khmer Merah Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup

Ideologi Khemer Merah yang ekstremis terjadi pada 1975-79 sebagau upaya mengubah Kamboja kembali ke "tahun nol" dalam usahanya mencari utopia petani.

Sekitar 2,2 juta orang meninggal selama empat tahun pemerintahannya, karena kelaparan, penyiksaan, kelelahan atau penyakit di kamp kerja paksa, atau dipukuli sampai mati selama eksekusi massal.

"Kami dapat memastikan bahwa terdakwa Nuon Chea (93), meninggal malam ini pada 4 Agustus 2019 di rumah sakit Persahabatan Khmer Soviet," kata Neth Pheaktra, juru bicara di Kamar Luar Biasa di Pengadilan Kamboja (ECCC), mengutip Reuters, Senin (5/8/2019).

Dalam pidato pembukaan pada pengadilan 2011, Chea membantah tuduhan genosida terhadapnya.

"Posisi saya dalam revolusi adalah untuk melayani kepentingan bangsa dan rakyat," katanya.

“Penindasan, ketidakadilan memaksa saya untuk mengabdikan diri untuk berjuang demi negara saya. Saya harus meninggalkan keluarga saya untuk membebaskan tanah saya dari penjajahan dan agresi, dan penindasan oleh pencuri yang ingin mencuri tanah kami dan menyapu Kamboja dari muka bumi, ” kata Chea kepada pengadilan.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini