PEKANBARU - Pemkot Pekanbaru melalui dinas kesehatan melakukan langkah untuk penanganan warga yang terdampak kabut asap. Langkah ini dilakukan setelah Pekanbaru ditetapkan sebagai daerah Darurat Bencana Kabut Asap.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, M Amin mengatakan bahwa rumah sakit dan Puskemas diwajibkan untuk menyiapkan ruangan khusus penanganan ISPA (Inpeksi Saluran Pernapasan Akut). Selain rumah sakit milik pemerintah, swasta juga diharapkan melakukan yang sama.
"Wali Kota Pekanbaru kemarin sudah menetapkan status siaga darurat bencana asap. Dengan penetapan itu, kita semakin menjalin komunkasi dengan intansi terkait. Kita mengintruksikan kepada semua Puskesmas untuk membuat ruangan khusus untuk penanganan Karhutla. Kita minta pihak rumah sakit swasta juga melakukan hal sama untuk penanganan dampak Karhutla," ucap M Amin kepada Okezone Selasa (6/8/2019).

Dia menjelaskan bahwa dampak kabut asap akan dirasakan langsung kepada warga yang sering melakukan aktivitas di luar rumah. Terkhusus terhadap warga yang rentan terpapar ISPA seperti ibu hamil, lansia (lanjut usia) dan bayi agar tidak beraktivitas di luar ruangan jika tidak ada hal yang mendesak.
"Kalau bisa hindari aktitas di luar rumah. Jikapun harus ke luar rumah harus pakai masker. Kita juga meminta warga untuk banyak minum air putih dan selalu hidup bersih dan sehat untuk meminimalir dampak yang ditimbulkan karena asap. Warga yang rentan kena ISPA lainnya adalah warga yang sebelumnya sudah memiliki riwayat penyakit asma, paru kronik juga diminta agar semakin menjaga kesehatannya,"pintanya.
Saat ini polusi udara di Pekanbaru yang disebabkan kabut asap fluktuatif dari tingkat sedang sampai tidak sehat. Dinkes Pekanbaru selalu memantau kondisi udara untuk mengambil langkah selanjutnya.

"Saat ini ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara) kita berada di angka 50 sampai 100. Artinya sudah menggangu kesehatan warga. Jadi kita minta warga untuk menjaga diri dari dampak yang ditimbulkan oleh kabut asap," imbuhnya.
Data dari dinas kesehatan dari 29 Juli sampai 3 Agustus sebanyak 1.136 warga Pekanbaru terpapar ISPA."Saat ini sudah lebih seribu warga terkana ISPA. Pukesmas kita sudah buatkan surat edaran agar lebih melakukan sosialiasi atas dampak asap ke warga," tukasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.