nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunung Slamet Waspada, Warga Dilarang Beraktivitas di Radius 2 Km dari Kawah Puncak

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Jum'at 09 Agustus 2019 14:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 09 512 2089841 gunung-slamet-waspada-warga-dilarang-beraktivitas-di-radius-2-km-dari-kawah-puncak-wYcTZXPPiU.jpg Gunung Slamet di Jawa Tengah (Foto ANTARA)

JAKARTA – Tingkat aktivitas Gunung Slamet di Jawa Tengah meningkat dari Normal (Level I) menjadi Waspada atau Level II. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta masyarakat atau pengunjung tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah puncak Gunung Slamet.

“Dalam Level II (Waspada) ini direkomendasikan agar masyarakat dan pengunjung atau wisatawan tidak berada atau beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah puncak Gunung Slamet, kata Kepala PVMBG Kasbani dalam keterangan tertulis, Jumat (9/8/2019).

Gunung Slamet dinaikkan statusnya jadi waspada terhitung pukul 09.00 WIB hari ini menyusul meningkatnya aktivitas kegempaan yang menimbulkan potensi erupsi.

“Terjadi peningkatan aktivitas secara kegempaan dan deformasi yang cukup signifikan, namun secara visual belum teramati adanya gejala erupsi. Potensi erupsi dapat terjadi sewaktu-waktu,” ujarnya.Gunung Api

Menurut PVMBG, potensi ancaman bahaya Gunung Slamet saat ini adalah erupsi magmatik menghasilkan lontaran material pijar yang melanda daerah di sekitar puncak di dalam radius 2 Km, atau erupsi freatik dan hujan abu di sekitar kawah berpotensi terjadi tanpa ada gejala vulkanik yang jelas.

Baca juga: Status Gunung Slamet Naik Jadi Waspada, Berpotensi Erupsi!

Pemerintah daerah, BPBD provinsi dan kabupaten diminta berkoordinasi dengan Pos Pemantauan Gunung Api Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang atau PVMBG di Bandung.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini